Suara.com - Leicester City berhasil mengimbangi Arsenal 1-1 setelah tuan rumah harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain dalam laga pekan ke-34 Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Rabu (8/7/2020) dini hari WIB.
Arsenal yang unggul berkat gol Pierre-Emerick Aubameyang sejak menit ke-21 tampak akan memenangi pertandingan, tetapi kartu merah yang diterima Edward Nketiah membuat permainan timpang dan Leicester memanfaatkannya untuk menyamakan kedudukan lewat gol Jamie Vardy.
Hasil itu membuat Leicester harus rela bertahan di peringkat keempat dengan koleksi 59 poin, setelah dilompati oleh Chelsea (60) sekira dua jam sebelumnya, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.
Sedangkan Arsenal (50) masih menduduki urutan ketujuh tertinggal dua poin di belakang Wolverhampton (52) dan unggul dua poin di atas Tottenham Hotspur (48), dua tim yang belum memainkan laga pekan ke-34 masing-masing.
Jalannya pertandingan
Kedua tim tampil menyerang sejak sepak mula, tetapi Leicester lebih dulu mengancam lewat tembakan Vardy dan Kelechi Iheanacho yang masih bisa dihentikan oleh kiper Damian Martinez.
Kendati demikian, Arsenal berhasil membuka keunggulan pada menit ke-21 ketika Bukayo Saka memperdaya Jonny Evans sebelum mengirim umpan tarik yang diselesaikan sempurna oleh Aubameyang di area tiang jauh.
Wasit Chris Kavanagh sempat berkonsultasi dengan VAR atas dugaan Saka terlebih dulu berada dalam posisi offside sebelum mengesahkan gol tersebut.
Gol itu membuat kendali permainan beralih ke tangan Arsenal yang hampir menggandakan keunggulan ketika Aubameyang berusaha membalas jasa Saka, tetapi Caglar Soyuncu cermat untuk melakukan sapuan sebelum situasi berubah menjadi bahaya.
Baca Juga: Sowan ke Markas Arsenal, Leicester City Berpotensi Tanpa 2 Pemain Kunci
Lantas pada menit ke-32 kiper Kasper Schmeichel melakukan dua penyelamatan gemilang atas tembakan Alexandre Lacazette dan sepakan Hector Bellerin demi mencegah Arsenal menggandakan keunggulan.
Tiga menit kemudian, keputusan kontroversial ditempuh Kavanagh ketika menganulir gol Iheanacho yang memanfaatkan umpan silang kiriman Vardy, lantaran pemain Nigeria itu terlebih dulu melanggar Sead Kolasinac ketika keduanya bertabrakan di dalam kotak penalti.
Skor imbang bertahan hingga babak pertama usai dan Arsenal hampir menggandakan keunggulan tujuh menit selepas sepak lanjut ketika David Luiz mengirimkan tendangan bebas ke area tiang jauh yang untungnya masih bisa dihalau oleh Schmeichel.
Pada menit ke-68 giliran gol Arsenal yang dianulir oleh wasit, lebih tepatnya oleh hakim garis yang mendapati Alexander Lacazette terlanjur berada dalam posisi offside sebelum menyontek bola ke dalam gawang.
Petaka bagi Arsenal terjadi pada menit ke-75 ketika Nketiah yang baru beberapa menit memasuki lapangan menggantikan Lacazette dan belum menyentuh bola diganjar kartu merah oleh wasit karena jegalan berbahaya yang dilakukannya terhadap James Justin.
Wasit awalnya memberi kartu kuning, tetapi setelah ia meninjau tayangan ulang dan berkonsultasi dengan VAR ia menaikkan hukumannya jadi kartu merah.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Arsenal vs Leicester City
-
Sowan ke Markas Arsenal, Leicester City Berpotensi Tanpa 2 Pemain Kunci
-
Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan ke-34, Empat Besar Masih Sengit!
-
Ini Nih Mobil Mewah Kesayangan Jamie Vardy, Harganya Mahal Banget!
-
Mane dan Curtis Jones Masuk Papan Skor, Liverpool Tekuk Villa di Anfield
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan