- Gudang pengolahan biji plastik di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, ludes terbakar pada Minggu pagi pukul 06.30 WIB.
- Tujuh armada dan 31 personel pemadam berhasil menjinakkan api dalam waktu tiga hingga empat jam tanpa adanya korban jiwa.
- Petugas menduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik, sementara penyebab pasti dan kerugian materiil masih dalam penyelidikan polisi.
Suara.com - Gudang pengolahan biji plastik di Jalan Raya Citarik, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ludes terbakar pada Minggu pagi.
Besarnya kobaran api membuat tujuh armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas juga membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam hingga api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan terkendali.
Komandan Pleton Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi Bohir mengatakan lima armada berasal dari pihaknya, sementara dua kendaraan lainnya dikerahkan dari Kawasan Industri Jababeka.
"Yang kami kerahkan lima unit, terdiri atas empat kendaraan dari posko terdekat dan satu armada portabel, serta dua armada dari Jababeka," kata Bohir di lokasi.
Penanganan kebakaran melibatkan 25 personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi serta enam personel tambahan dari Kawasan Industri Jababeka.
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 06.30 WIB setelah pengelola kawasan industri menghubungi Pos Damkar Pilar, Cikarang Utara. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke markas pusat.
Saat petugas tiba, asap hitam terlihat membubung dari lokasi dan api telah membakar bangunan gudang.
"Informasi kebakaran kami terima tadi pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat tiba di lokasi, asap hitam sudah mengepul ke atas dan api telah membakar bangunan gudang tersebut," katanya.
Proses pemadaman menghadapi kendala karena akses menuju lokasi relatif sempit dan dipadati masyarakat. Kondisi tersebut membuat kendaraan pemadam harus masuk secara perlahan.
"Kesulitan pasti ada, karena kejadian pagi, masyarakat juga sudah banyak. Jalan akses lumayan sempit, jadi mobil kita agak mundur masuknya," ujarnya.
Material plastik yang tersimpan di dalam gudang juga membuat petugas menggunakan busa pemadam untuk membantu proses penanganan.
Meski kobaran api cukup besar, petugas berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
"Petugas akhirnya berhasil memadamkan. Alhamdulillah tidak ada perambatan ke bangunan sekitar lainnya. Dapat kita atasi meski kobaran api relatif besar," ucapnya.
Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan gudang pengolahan biji plastik. Sebuah truk yang berada di dalam area gudang juga ikut terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran dan menghitung kerugian materiil.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan.
"Karena ini enggak ada aktivitas, bisa jadi mungkin kaitannya korsleting listrik," kata Bohir.
Polsek Cikarang Timur bersama Polres Metro Bekasi masih melakukan penyelidikan di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. (Antara)