Suara.com - Gelandang Persija Jakarta, Evan Dimas Darmono, mengakui jika salah satu pertandingan paling spesial dalam karier sepakbolanya adalah ketika memperkuat Timnas Indonesia U-19 melawan Korea Selatan (Korsel) di kualifikasi Piala Asia U-19 2014 lalu, yakni pada 12 Oktober 2013 silam.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta itu, Evan Dimas tampil superior. Tiga gol ia kemas yang membuat Tim Garuda Nusantara menang dengan skor 3-2.
Namanya terpampang di papan skor pada menit ke-30, 47', dan 84'. Hat-trick itu tidak hanya memenangkan Timnas Indonesia U-19, namun juga membuat Garuda Nusantara lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2014.
Sayang, di babak fase grup turnamen, Timnas Indonesia U-19 hancur lebur. Tim asuhan Indra Sjafri itu menempati posisi juru kunci Grup B dengan nirpoin, di bawah Uni Emirat Arab, Uzbekistan, serta Australia.
Apa pun itu, bagi Evan, laga melawan Korsel tersebut benar-benar menjadi momentum spesial yang tidak akan terlupakan. Apalagi, saat itu SUGBK dipenuhi puluhan ribu suporter.
"Melawan Korea Selatan bersama timnas U-19 merupakan momen spesial bagi saya. Sebelumnya tidak nyangka bisa membantu Indonesia menang dan mencetak tiga gol. Atmosfer pertandingan saat itu juga sangat mengesankan," kata Evan dalam keterangan resminya, Kamis (16/7/2020).
Sebagai informasi tambahan, Evan juga pernah mengantarkan Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2013. Saat itu, mantan playmaker Bhayangkara FC itu merupakan kapten tim.
Hingga sekarang, Evan sendiri terus menjadi langganan Timnas Indonesia, di mana saat ini pemain berusia 25 tahun itu merupakan pilar Timnas Senior Indonesia.
Baca Juga: Rahmad Darmawan Tegaskan Tak Ikut Pilkada Lampung Tengah
Berita Terkait
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Dominasi Tak Berbuah Final, Nova Arianto Bongkar Penyebab Timnas Indonesia U-19 Tersingkir dari AFF
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti