Suara.com - Kapten Liverpool Jordan Henderson mengangkat trofi Liga Inggris Premier di Anfield pada Kamis (23/7/2020). Gelar juara Liga ini juga mengakhiri penantian klub selama 30 tahun.
Henderson menerima trofi dari legenda The Reds, Sir Kenny Dalglish, yang menjadi manajer ketika Liverpool terakhir memenangkannya pada tahun 1990.
Setelah itu, Henderson membawa trofi Liga Inggris tersebut ke rombongan teman-temannya, yang kemudian disambut dengan suka cita seluruh pemain.
Meski tanpa dihadiri para pendukungnya, pesta penyerahan trofi tersebut digelar spektakuler usai sang juara mengalahkan Chelsea 5-3 dalam laga pekan ke-37.
Namun demikian, mereka dapat merayakan sukses tersebut di depan keluarga mereka, yang diberi izin khusus untuk menghadiri presentasi piala.
"Kami sudah menunggu lama. Berjalan di sana luar biasa, para pemain layak mendapatkan momen itu dan syukurlah keluarga-keluarga menyaksikannya," kata Henderson seperti dilansir Bbc Sport
"Menerima trofi seperti itu benar-benar istimewa," ujarnya.
Liverpool dipastikan sebagai juara pada 25 Juni dengan tujuh pertandingan tersisa, ketika rival terdekat Manchester City kalah di Chelsea.
Namun skuat besutan Jurgen Klopp harus menunggu sampai pertandingan kandang terakhir musim ini untuk diberikan trofi.
Liverpool masih menyisakan satu pertandingan lagi di Liga Inggris. Mohamed Salah dkk. bakal bertandang ke markas Newcastle United pada Minggu (26/7/2020) malam WIB.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris Pekan ke-37 Usai Chelsea Tumbang di Anfield
Berita Terkait
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Alami Kolaps, Mantan Pemain Chelsea Meninggal Dunia di Lapangan
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran
-
Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?
-
Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
-
Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang
-
Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah
-
Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu