Suara.com - Dokter Timnas Indonesia, Ahmad Nizar, mengungkapkan ada satu pemain yang mengeluh tentang kondisi kesehatan sehingga harus dibawa ke rumah sakit. Namun, sampai dengan saat ini tidak diketahui siapa pemain yang dimaksud.
Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto pun memberikan sedikit informasi terkait hal ini.
Meski belum mau menyebutkan nama, Nova mengatakan sang pemain ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisi kakinya.
"Itu bukan masalah tidak enak badan atau sebagainya, tapi pemain tersebut dibawa ke rumah sakit lantaran ada nyeri di bagian kaki," kata Nova saat dihubungi awak media via WhatsApp, Minggu (26/7/2020).
"Untuk memastikan kondisi kakinya tersebut, pemain langsung dibawa ke rumah sakit dan cek di sana supaya tidak ada salah penanganan. Kalau untuk masalah siapa pemainnya, nanti biar tim dokter saja yang menyampaikannya." jelasnya.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia saat ini sedang menjalani training camp (TC) alias pemusatan latihan di Jakarta. yakni Timnas Senior Indonesia dam Timnas Indonesia U-19. Para pemain sudah dikumpulkan sejak Kamis (23/7/2020) kemarin.
Setelah dikumpulkan, ada swab test yang dilakukan kepada para pemain dan staf pelatih, Jumat (24/7/2020), untuk memastikan mereka bebas dari COVID-19.
Awalnya, latihan perdana pada TC dijadwalkan berlangsung kemarin, Sabtu (25/7/2020). Namun, latihan akhirnya diundur menjadi 1 Agustus karena mengikuti program dari manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Bagi Timnas Senior Indonesia, TC ini merupakan persiapan sebelum menjalani tiga pertandingan sisa di pentas Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.
Baca Juga: Tunggu Latihan Perdana, Pemain Timnas Indonesia akan Berkegiatan di Hotel
Tiga laga tersebut adalah melawan Thailand pada 8 Oktober 2020, Uni Emirat Arab (13/10/2020), serta Vietnam (12/11/2020).
Selain itu skuat Garuda juga akan mengikuti Piala AFF 2020 pada bulan November hingga Desember mendatang.
Sedangkan Timnas Indonesia U-19 dipersiapkan untuk mengikuti Piala Asia U-19 2020 yang akan berlangsung pada 14-31 Oktober di Uzbekistan.
Pada ajang tersebut, Tim Garuda Nusantara berada di Grup A bersama dengan tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, serta Iran.
Tag
Berita Terkait
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana