Suara.com - Roman Shirokov, eks kapten Timnas Rusia yang baru saja memukuli wasit akhirnya minta maaf. Ia mengaku sangat menyesal karena tidak bisa mengendalikan emosinya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Roman Shirokov memukuli wasit saat bermain di liga amatir bernama Moscow Celebrity Cup, Selasa (11/8/2020). Pria yang kini berusia 39 tahun itu membela tim bernama Match TV, tim sepak bola stasiun televisi tempatnya bekerja sebagai pundit.
Menurut laporan Mirror, Roman Shirokov tidak puas dengan keputusan wasit pada pertandingan perempatfinal. Ia pun tersulut emosi hingga memukuli wasit bernama Nikita Danchenkov pada bagian wajahnya.
Usai kejadian tersebut, Roman Shirokov akhirnya minta maaf. Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, ia mengaku menyesal dan siap mempertanggung jawabkan perbuatannya.
''Berdasarkan hasil pertandingan kemarin dan kejadian di dalamnya, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada @dante_71_ Nikita atas tindakan tidak pantas yang saya lakukan,'' tulis Roman Shirokov.
''Saya sangat menyadari bahwa tidak memberikan penalti yang jelas dan kemudian kartu merah yang ditampilkan tidak dapat menjadi alasan untuk memukulnya. Semoga Nikita secepatnya akan kembali ke lapangan,'' imbuhnya.
''Saya juga ingin meminta maaf kepada penyelenggara turnamen @amkal_official_, rekan satu tim saya Match TV dan pemirsa,'' pungkasnya.
Kini, kondisi Nikita Danchenkov dikabarkan sudah mulai membaik. Ia sudah mendapatkan perawatna berupa jahitan di bagian alis yang lebam terkena pukulan.
Akibat tindakan brutalnya tersebut, Roman Shirokov akhirnya diskors dari tempatnya bekerja. Tak cuma itu, ia juga terancam hukuman pidana karena melakukan tindakan kriminal.
Baca Juga: Sadis Banget, Eks Kapten Timnas Rusia Pukuli Wasit hingga Berdarah-darah
Sementara itu, laga tersebut akhirnya dihentikan. Jadi tidak ada pemenang dan pertandingan ulang tidak diketahui kapan dimainkan lagi.
Roman Shirokov sendiri kini telah pensiun dari sepak bola. Ia tercatat sudah mengoleksi 57 caps bersama Timnas Rusia, termasuk tampil di ajang Piala Eropa 2016.
Berita Terkait
-
4 Wasit Diduga Terlibat Skandal Esek-esek, Salah Satunya Pernah Pimpin Laga Timnas Indonesia
-
Rekam Jejak Aneh Wasit Oman Khalfan Al-Amouri Laga Singapura vs Timnas Indonesia
-
Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
-
Bukan Aksesori, Ini 6 Fungsi Jam Tangan yang Digunakan Wasit Sepak Bola
-
Prancis vs Maroko: Mengapa Penunjukan Wasit Argentina Menuai Polemik Pencinta Sepak Bola?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?