Suara.com - Manchester City haru menelan pil pahit di ajang Liga Champions musim ini. Lagi-lagi mereka gagal melaju ke babak semifinal usai disingkirkan Olympique Lyon dini hari tadi.
Pada laga Manchester City vs Lyon pada babak perempatfinal Liga Champions di Stadion Jose Alvalade, Minggu (16/8/2020) dini hari WIB, The Citizens kalah 1-3. Kekalahan ini sekaligus menjadi musim keempat mereka gagak ke semifinal sejak era kepelatihan Pep Guardiola.
Lyon unggul lebih dulu lewat gol Maxwel Cornet pada babak pertama. Kemudian City sempat menyamakan kedudukan 1-1 lewat Kevin De Bruyne, sebelum akhirnya kebobolan dua gol oleh Moussa Dembele.
Oleh sebab itu, Guardiola bersumpah suatu saat akan membawa Manchester City ke babak semifinal Liga Champions. Ia akan membuat perubahan besar di timnya musim depan.
"Seringkali ada tembok semacam ini yang harus Anda runtuhkan," kata Guardiola dilansir laman resmi UEFA.
"Tim ini dalam beberapa tahun terakhir pantas mencapai semifinal. Mungkin suatu hari kami bisa meruntuhkan tembok ini," ujarnya menambahkan.
Strategi Guardiola memulai laga dengan skema tiga bek menempatkan pemain gaek Fernandinho di lini belakang menjadi bumerang ketika Maxwell Cornet mencuri keunggulan untuk Lyon.
Kiper Ederson Moraes tiga kali melakukan antisipasi kurang maksimal, yang berujung tiga gol untuk Lyon. Kemudian ketika berkali-kali menciptakan peluang para pemain City gagal memaksimalkannya, termasuk kesempatan Raheem Sterling di muka gawang yang menganga pada menit-menit akhir laga.
"Kami melakukan banyak hal dengan baik, tetapi itu tidak cukup," kata Guardiola mengakui.
Baca Juga: Lyon Depak Man City, Berikut Hasil Lengkap Perempat Final Liga Champions
"Kami melakukan banyak kesalahan di kotak penalti dalam momen-momen penting. Kami kesulitan mencari ruang dalam menciptakan serangan," ujarnya melengkapi.
Terhentinya langkah City di perempat final Liga Champions, membuat tim yang di awal musim diprediksi bisa melampaui raihan trigelar domestik mereka musim lalu itu hanya meraih trofi Piala Liga Inggris saja.
Di Liga Champions, selama empat musim ditangani Guardiola City secara berurutan hanya mencapai 16 besar dan tiga kali perempat final.
(Antara)
Berita Terkait
-
Jelang Hidup Mati Lawan Galatasaray, Juventus Berada di Titik Terendah 15 Tahun
-
Legenda Juventus: Saya Justru Senang Jika I Bianconeri Gagal di Liga Champions
-
Detik-detik Pelatih Inter Milan Ngamuk ke Jurnalis Gegara Ditanya Soal Ini
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Prediksi Real Madrid vs Benfica: Misi Kunci Tiket 16 Besar di Bernabeu
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
Terkini
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama
-
Bergulir Bulan Depan, Inilah Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Eks Presiden FIFA Ngamuk ke Donald Trump, Sebut 2 Negara Ini Dapat 'Recehan' di Piala Dunia 2026
-
Pulih dari Cedera, Marc Klok Siap Tampil saat Persib Bandung Hadapi Madura United
-
Ngeri! 12.575 Kasus Orang Hilang di Salah Satu Kota Penyelenggara Piala Dunia 2026
-
Alasan Pelatih Keturunan Indonesia Cabut dari Tottenham Usai Kedatangan Igor Tudor
-
Legenda Real Madrid Buka Suara, Sentil Tingkah Kekanak-kanakan Vinicius Jr
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Masuk Tim Terbaik Liga Belanda