- Arsenal gagal menjuarai Liga Champions setelah kalah adu penalti 3-4 dari PSG di Puskas Arena, Budapest, Minggu dini hari.
- Declan Rice menyatakan skuad Arsenal tetap kompak dan bangga meski harus menunda ambisi meraih gelar juara Liga Champions pertama.
- Walaupun kalah di final, Arsenal berhasil mengakhiri penantian panjang dengan menjuarai Liga Inggris setelah menunggu selama 22 tahun lamanya.
Suara.com - Gelandang Arsenal, Declan Rice, menegaskan timnya tetap kompak dalam menghadapi kemenangan maupun kekalahan setelah gagal menjuarai Liga Champions usai kalah dari Paris Saint-Germain pada partai final di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Minggu dini hari WIB.
Arsenal harus mengubur impian meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub setelah kalah 3-4 dalam adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.
"Ini seperti lotre. Beberapa tim terbaik sepanjang sejarah juga pernah kalah lewat adu penalti di final, dan kali ini kami yang merasakannya," kata Rice kepada TNT Sport.
"Kami menang dan kalah bersama. Saya sangat bangga dengan para pemain ini," lanjutnya.
Meski kecewa gagal mengangkat trofi, Rice tetap melihat musim Arsenal secara keseluruhan sebagai sebuah pencapaian besar. Pekan lalu, The Gunners juga sukses mengakhiri penantian panjang dengan menjuarai Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam 22 tahun.
"Musim yang luar biasa! Saya sangat kecewa, tetapi saya juga mencoba melihat semuanya secara lebih utuh, mengingat dari mana kami memulai perjalanan ini pada Juli lalu dan di mana posisi kami sekarang. Kami akan kembali," ujar mantan pemain West Ham United tersebut.
Rice juga memberikan dukungan kepada dua rekannya, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, yang gagal menjalankan tugas sebagai algojo penalti.
"Kami mencintai mereka dan kami selalu mendukung mereka. Hal seperti ini memang terjadi dalam sepak bola. Mereka bukan pemain pertama dan juga bukan yang terakhir yang gagal mengeksekusi penalti di final. Tanpa mereka berdua, kami juga tidak akan memenangkan Liga Inggris," kata Rice.
Kemenangan di Budapest membuat PSG meraih gelar Liga Champions kedua dalam sejarah klub. Sementara itu, Arsenal kembali harus menunda ambisinya untuk menjuarai kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Dihadiri 1,5 Juta Orang, Parade Juara Arsenal Pecahkan Rekor Liga Inggris
(Antara)
Berita Terkait
-
Dihadiri 1,5 Juta Orang, Parade Juara Arsenal Pecahkan Rekor Liga Inggris
-
Parade Juara Liga Inggris, Ini Sindiran Pedas Noni Madueke untuk Chelsea
-
Raih MVP Liga Champions, Khvicha Kvaratskhelia Kandidat Kuat Ballon d'Or 2026
-
Parade Juara Arsenal Berujung Rusuh: 16 Ditangkap dan Satu Orang Ditikam
-
Arsenal 1 Tendangan 24 Persen Penguasaan Bola, Sir Alex Ferguson: Tim yang Membosankan
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar