Suara.com - Skuat Timnas Indonesia U-19 langsung menjalani recovery training usai dibantai Kroasia 1-7 di ajang International U-19 Friendly Tournament, Selasa (8/9/2020). Latihan tersebut digelar di Lapangan NK Mura, Hlapicina, Kroasia, Rabu (9/9/2020) waktu setempat.
Sebanyak 27 pemain melahap menu latihan yang dipimpin langsung oleh manajer pelatih Shin Tae-yong. Dua materi latihan berbeda diberikan juru taktik asal Korea Selatan itu kepada para pemain.
Untuk pemain yang tampil penuh saat melawan Kroasia diberikan materi recovery. Sementara yang tidak tampil atau menit bermainnya sedikit, menjalani latihan normal seperti biasa.
"Hari ini kami hanya satu kali latihan saja dengan menu recovery, terutama untuk pemain yang kemarin tampil melawan Kroasia," kata Shin Tae-yong dalam rilis yang diterima Suara.com, Rabu (9/9/2020).
"Untuk pemain yang tidak tampil atau menit bermainnya tidak lama, kami memberikan materi latihan seperti biasa," jelas pelatih berusia 51 tahun itu.
Salah satu pemain Timnas Indonesia U-19, Muhammad Adi Satryo, mengaku kondisinya saat ini sudah lebih baik. Ia kini bisa fokus untuk menatap pertandingan selanjutnya melawan Arab Saudi.
Seperti diketahui, pertandingan kontra Arab Saudi akan berlangsung pada 11 September 2020 di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, Kroasia.
"Hari ini kami recovery training setelah kemarin bertanding," ujar Adi Satryo.
Selain mengikuti turnamen tersebut, skuat Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- juga akan melawan Qatar, Bosnia dan Herzegovina, serta Dinamo Zagreb selama menjalani training camp (TC) di Kroasia.
Baca Juga: Profil Alfred Riedl, Mantan Pelatih Timnas yang Meninggal Dunia
Pemusatan latihan di Kroasia dijadwalkan hingga akhir September 2020. Setelah itu, rencananya, Witan Sulaeman dan kawan-kawan bakal menjalani TC di negara Eropa lainnya dengan pilihan Spanyol, Portugal, atau Turki.
Rencana TC lanjutan tersebut bakal terlaksana jika Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan pada 14-31 Oktober mendatang ditunda, karena pandemi COVID-19 di beberapa negara peserta belum reda.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Asnawi Mangkualam Pulih Lebih Cepat dari Cedera ACL, Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati