Suara.com - Rencana laga uji coba antara Persib Bandung melawan Bhayangkara FC yang sedianya akan digelar pada akhir pekan ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, batal digelar karena alasan teknis dari kedua klub.
Dilansir dalam keterangan resmi Persib Bandung, Jumat (11/9/2020), kedua tim tak memberikan detail alasan laga uji coba tersebut batal. Persib pun akan mempertimbangkan kembali laga uji coba dengan klub lain sebagai tolak ukur kekuatan setelah sebulan latihan bersama.
"Pertemuan kembali antara Persib dan Bhayangkara FC di lapangan dalam waktu dekat ini urung terlaksana. Dapat kami informasikan bahwa rencana pertemuan kedua tim Liga 1 yang dikemas dalam pertandingan persahabatan itu terpaksa dibatalkan,"
"Tim pelatih Persib masih terus mencari tim atau pertandingan pengganti agar sesuai dengan program latihan yang telah disusun," tulis pernyataan resmi tim Maung Bandung.
Namun dari sisi Bhayangkara FC mereka tengah dipusingkan soal pemilihan homebase karena Pemerintah DKI Jakarta akan kembali menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Awalnya tim besutan Paul Munster ingin tetap bermarkas di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) karena dianggap aman dan berada di wilayah yang mendapat penjagaan ketat. Namun karena PSBB kembali diberlakukan dan tak boleh ada kegiatan yang mengundang banyak orang, mau tak mau Bhayangkara FC harus mencari opsi lain.
Manajer Bhayangkara FC Nyoman Yogi Hermawan mengatakan skuat The Guardian kemungkinan besar akan memindahkan markas dalam mengarungi lanjutan Liga 1 Indonesia. Namun pihaknya belum bisa memutuskan dan akan berkoordinasi dengan jajaran manajemen Bhayangkara FC.
"Ada kemungkinan kami akan pindah homebase," kata Nyoman seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Pelatih Persib Beri Sinyalemen Tarik 4 Maung Ngora ke Tim Senior
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
Bobotoh Jangan Sampai Salah, Super Big Match Persib vs Arema FC Dipercepat
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia