Suara.com - Tottenham Hotspur berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangan fullback kiri Real Madrid, Sergio Reguilon pada bursa transfer musim panas 2020 ini, menikung Manchester United (MU) secara telak!
Demikian klaim dari ESPN, Rabu (16/9/2020), yang menariknya juga diamini oleh dua jurnalis kenamaan spesialis transfer sepakbola, yakni Fabrizio Romano yang bekerja untuk Sky Sport Italia serta Davin Ornstein (BBC).
Real Madrid dan Tottenham diklaim sudah menyepakati biaya transfer sekira 30 juta euro.
Reguilon pun akan menandatangani kontrak lima tahun bersama Tottenham pekan ini, namun rincian terakhir mengenai kontrak itu belum selesai disusun.
Real Madrid yang terkesan pada kemajuan Reguilon selama dipinjamkan ke Sevilla musim lalu, memaksakan opsi buy-back dalam penjualan pemain internasional Spanyol berusia 23 tahun itu.
Usut punya usut, Reguilon sendiri sebenarnya lebih memilih berlabuh di Manchester United.
Namun, kubu Setan Merah memang menolak mentah-mentah tuntutan klausul buy-back dari Real Madrid, sebaliknya Tottenham menerimanya.
Disebutkan pula bahwa Manchester United enggan menyamai tawatan 30 juta euro dari Tottenham untuk pemain jebolan akademi Real Madrid itu.
Ditambahkan ESPN, kubu Real Madrid memang enggan melepas Reguilon secara 'total'.
Baca Juga: Gareth Bale Dikabarkan Ingin Kembali ke Tottenham Hotspur
Tokoh-tokoh senior Los Blancos --julukan Real Madrid-- disebut langsung meminta klausul buy-back setelah menyaksikan performa mengkilap sang fullback bersama Timnas Spanyol, saat melawan Ukraina di ajang UEFA Nations League baru-baru ini.
Situasi menjadi dilematis karena Reguilon sendiri saat ini memang tak punya tempat dalam tim inti Real Madrid, dengan pos fullback kiri El Real masih diisi Marcelo dan Ferland Mendy.
Di kampanye 2019/2020 lalu dengan status pinjaman, Reguilon praktis merupakan salah satu pemain terbaik Sevilla yang sukses membawa klub menjuarai Liga Europa serta finis keempat di pentas Liga Spanyol.
Berita Terkait
-
Cristiano Ronaldo Masih Main untuk Portugal di Piala Dunia 2026, Ini Kata Bruno Fernandes
-
Ruben Amorim Resmi Jadi Pelatih Baru AC Milan, Ambisinya Terwujud
-
Antonio Rudiger Perpanjang Kontrak di Real Madrid hingga 2027
-
Real Madrid Incar Pemain Chelsea Lagi, Usai Dapatkan Marc Cucurella Kini Ingin Enzo Fernandez
-
Real Madrid Resmi Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea, Dikontrak 6 Tahun
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Jelang Debut Bersejarah di Piala Dunia 2026, Kapten Yordania Tegaskan Skuadnya Tanpa Beban
-
Kylian Mbappe Lampaui Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia
-
Tottenham Masuk Perburuan Sandro Tonali, Newcastle United Pasang Harga Selangit
-
Kylian Mbappe: Kalau Mau Bungkam Semua Kritikus, Saya Harus Main Sampai Umur 80 Tahun
-
Kalah dari Prancis, Edouard Mendy Sesalkan Senegal yang Gagal Tingkatkan Level Permainan
-
Son Heung-min Jadi Korban Ejekan, Timnas Korea Selatan Boikot Media di Piala Dunia 2026
-
Cristiano Ronaldo Jelang Laga Pertama Portugal di Piala Dunia 2026: Saatnya Berikan Segalanya
-
Didier Deschamps Ungkap Kunci Kemenangan Prancis atas Senegal, Perubahan Posisi Jadi Penentu
-
Lionel Messi Starter, Argentina Turunkan Kekuatan Terbaik Lawan Aljazair
-
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Cetak Brace, Irak Jadi Wakil Asia yang Pertama Kali Kalah