Suara.com - Lima pertandingan uji coba telah dilakoni Timnas Indonesia U-19 selama menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) di Kroasia sejak 29 Agustus 2020. Namun, dari lima uji coba yang dilakoni, ternyata belum semua pemain Timnas U-19 dijajal kemampuannya oleh Pelatih Shin Tae-yong.
Tercatat ada enam pemain yang belum turun bertanding. Ketima Timnas Indonesia U-19 kalah dari Bulgaria 0-3, dibantai Kroasia 7-1, imbang 3-3 kontra Arab Saudi, dan menang 2-1 serta seri 1-1 melawan Qatar enam pemain belum mencicipi laga
Enam pemain yang dimaksud adalah dua penjaga gawang Erlangga Setyo dan Yofandani Damai. Muhammad Fadhil, Andre Oktaviansyah, Mohammad Kanu, dan Jack Brown.
Belum diketahui alasan jelas mengapa juru taktik asal Korea Selatan itu belum memberikan kesempatan bermain kepada enam nama tersebut di atas.
Hingga kini, hanya Muhammad Kanu yang diketahui tidak dalam kondisi prima alias cedera. Sementara sisanya masih tanda tanya.
Belum mendapat kesempatan bermain, Andre Oktaviansyah mencoba berpikir positif dengan keputusan Shin Tae-yong tersebut. Ia berpikir mungkin masih ada kekurangan pada dirinya sehingga sang pelatih masih belum mau menjajal kemampuannya.
"Pasti ada pertanyaan kenapa sampai sekarang belum diberikan kesempatan. Tapi saya coba ambil sisi baiknya, mungkin masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki dari diri saya untuk bisa mendapatkan kesempatan bermain," kata Andre saat dihubungi awak media lewat pesan WhatsApp, Senin (21/9/2020).
"Jujur memang awalnya kami sangat kesulitan memahami apa yang diinginkan oleh pelatih. Tapi perlahan dan sudah hampir dua bulan sama-sama kami sudah bisa mengerti apa yang pelatih mau dan sekarang sudah lebih gampang memahaminya," pungkas Andre.
Namun Andre tidak mau menyerah begitu saja. Mantan pemain Timnas Indonesia U-16 itu bertekad untuk kerja keras dalam latihan agar mencuri perhatian juru taktik berusia 51 tahun itu.
Baca Juga: Seri Lawan Qatar, Shin Tae-yong: Timnas Indonesia U-19 Tetap Main Ciamik
Andre masih memiliki kesempatan tampil di dalam laga uji coba. Mengingat Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- akan menghadapi Bosnia-Herzegovina (25/9/2020) dan Dinamo Zagreb tiga hari setelahnya.
"Sekarang saya harus tetap belajar dan terus mau memperbaiki kesalahan saja. Itu yang menjadi motivasi saya untuk bisa mendapatkan satu tempat pada pertandingan uji coba selanjutnya," ungkapnya.
TC di Kroasia dijadwalkan berakhir pada akhir September. Setelah itu, rencananya, pasukan Merah Putih akan melanjutkan pemusatan latihan di Turki.
Tag
Berita Terkait
-
Jangan Lewatkan! Catat Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
-
Kata-kata Justin Hubner Yakinkan Ole Romeny Mudik ke Liga Belanda Bersama Fortuna Sittard
-
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
-
Shin Tae-yong Boyong Eks Timnas Korea Selatan ke Persija Jakarta
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan