Suara.com - Bali United tetap menggelar latihan meski PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) menunda kompetisi Liga 1 Indonesia akibat tidak mendapat izin penyelenggaraan dari kepolisian.
"Tim akan kembali melakukan persiapan latihan di Bali. Latihan yang lebih lama akan meningkatkan persiapan tim yang lebih matang," ujar Chief Executive Officer Bali United Yabes Tanuri dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Rabu (30/9/2020).
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam konferensi pers di Kemenpora mengatakan federasi mengikuti arahan dari pihak kepolisian. Ia berharap penundaan hanya sebulan dan kompetisi bisa digelar November.
Menurutnya, jika kompetisi terhenti selama satu musim maka akan berdampak pada terputusnya satu generasi. Tak hanya itu, berimbas juga pada persiapan Piala Dunia U-20 pada 2021.
Menanggapi hal itu, Yabes mengatakan bahwa manajemen Serdadu Tridatu menerima keputusan penundaan tersebut. Ia mengaku penundaan tersebut terjadi karena demi kepentingan kesehatan semua elemen dalam pelaksanaan kompetisi tertinggi di Indonesia.
"Semoga situasi saat ini segera berakhir dan kompetisi dapat berjalan sesuai rencana yang sudah disiapkan oleh penyelenggara kompetisi," kata dia.
Sementara itu perihal keperluan logistik latihan yang telah dikirim ke Yogyakarta akan dipulangkan kembali ke Bali sembari menunggu kepastian liga.
"Mengenai perlengkapan dan transportasi yang sudah dikirimkan ke Yogyakarta akan kami kembalikan ke Bali karena penundaan kompetisi," pungkasnya.
Skuat Bali United tetap melakukan persiapan latihan pada hari Rabu sore di Gelora Tri Sakti Legian. Latihan digelar tertutup dengan protokol kesehatan yang ketat tetap dilaksanakan demi menjaga kesehatan seluruh penggawa Serdadu Tridatu.
Berita Terkait
-
Bek Keturunan Tinggalkan FC Emmen, Disebut Gabung Klub Super League
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan