Suara.com - Buntut pembatalan lanjutan Liga 1 2020 turut membuat sejumlah suporter geram. Salah satu gerakan yang sedang viral adalah memboikot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang rencananya digelar pada Desember mendatang.
Pembatalan Liga 1 2020 memang menyisakan tanda tanya besar bagi suporter. Pertandingan yang seharusnya digelar pada 1 Oktober kemarin, mendadak tak jadi digelar dengan dalih kepolisian tidak memberi izin karena wabah virus corona belum mereda.
Di sisi lain, Pilkada yang notabene bakal menimbulkan kerumunan massa justru diberi lampu hijau untuk digelar tapat waktu. Tak pelak fakta ini menimbulkan keresahan bagi pecinta sepak bola Indonesia.
Saking kesalnya, kini muncul ajakan gerakan golput agar tak ikut nyoblos di Pilkada tahun ini. Salah satunya datang dari akun Instagram @supportyoutlocalteam_id.
Dalam foto yang diunggah, akun tersebut mengajak agar suporter tidak datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Pilkada digelar. Alhasil, unggahan tersebut viral.
''Liga ditunda lagi Suporter bertindak," demikian pernyataan akun tersebut.
Unggahan tersebut sontak dibanjiri komentar. Banyak yang mendukung, dan begitu sebaliknya.
''Kalau bisa bikin gerakan di jalan tolak Pilkada,'' ujar salah satu akun.
''Ayo gerakan golput masal,'' sahut akun lainnya.
Baca Juga: Gejolak Pandemi di Balik Kontestasi Politik 9 Desember 2020
''Nanti bisa terbukti atas busuknya permainan elite kalangan atas di negeri ini. Di waktu banyak orang datang ke Pilkada tidak satupun yang positif corona, berarti corona tidak bahaya seperti yang diberitakan media. Tapi kalau datang ke Pilkada dan yang positif banyak maka kita sebagai rakyat tidak ada salahnya menyalahkan pemerintah,'' kata salah satu akun.
''Datang ke TPS, sobek kertas terus pulang jika sepak bola diundur hingga tahun depan,'' tegas salah satu akun.
Sementara itu, beberapa ada yang berpandangan lain. Salah satunya kalau golput suara dikhawatirkan akan jadi permainan.
''Kalau golput nanti gak suara bisa dimainkan,'' kata salah satu akun.
Terlepas dari gerakan golput yang viral tersebut, Liga 1 2020 seharunya sudah digelar kemarin Kamis (1/10/2020). Adalah pertandingan PSS Sleman vs Persik Kediri sebagai pembuka.
Berita Terkait
-
Berkaca dari Kasus Viral di Depok, Punya Tetangga Baik adalah Privilege
-
Psikologi Tren Blind Box: Kita Beli Mainannya atau Rasa Penasarannya?
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen
-
Ulasan Cek Khodam: Saat Tren Viral Berubah Jadi Komedi Horor yang Segar!
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL