Suara.com - Sassuolo untuk sementara memuncaki klasemen Liga Italia setelah mempecundangi Crotone dengan kemenangan 4-1, dalam pertandingan putaran ketiga liga yang dimainkan pada Sabtu (3/10/2020).
Hasil itu mendongkrak posisi Sassuolo ke puncak klasemen dengan koleksi tujuh poin, sedangkan Crotone terdampar di posisi juru kunci dengan nol poin.
Tuan rumah Sassuolo membuka keunggulan melalui gol Domenico Berardi pada menit ke-19, sebelum penalti Simeon Nwankwo pada menit ke-49 membawa Crotone menyamakan kedudukan.
Gol Nwankwo menjadi gol terakhir yang mampu dibukukan Crotone pada laga itu. Selanjutnya penalti Francesco Caputo pada menit ke-58, gol kedua Caputo pada menit ke-85, dan gol Manuel Locatelli pada menit ke-90 memastikan kemenangan Neroverdi.
Crotone sempat mengancam pada fase awal pertandingan saat mereka mendapatkan sejumlah tendangan sudut, namun Sassuolo berhasil memecah kebuntuan dengan sedikit keberuntungan.
Domenico Berardi tidak terlalu baik dalam menyambut umpan diagonal Locatelli, akan tetapi bola kemudian jatuh ke penguasaan Gregoire Defrel yang menyodorkannya kepada Berardi untuk disambar dengan tembakan dari tepi kotak penalti. Bola masih sempat terdefleksi Defrel sehingga mengecoh kiper Alex Cordaz.
Kemasukan satu gol tidak membuat Crotone patah arang. Mereka kembali mengancam lewat aksi Nwankwo yang dapat digagalkan Mert Muldur. Sedangkan tendangan bebas Luca Cigarini dapat ditepis kiper Andrea Consigli.
Crotone baru mampu menyamakan kedudukan setelah turun minum. Diawali aksi Medhi Bourabia yang menendang tulang kering Cigarini di kotak terlarang, wasit lantas memberikan hadiah penalti kepada tim tamu. Nwankwo yang bertindak sebagai algojo sukses mengecoh Consigli.
Sassuolo juga mendapat hadiah penalti setelah dilakukan peninjauan VAR. Lengan Pereira mengenai bola saat ia berusaha menghalau umpan silang Berardi. Penjaga gawang Crotone, Cordaz, sebenarnya berhasil menebak arah sepakan penalti Caputo, namun bola masih terlalu deras.
Baca Juga: James Cetak 2 Gol, Everton Bertengger di Puncak Klasemen Liga Premier
Gol ketiga Sassuolo lahir dari serangan balik. Operan akurat Berardi tertuju kepada Caputo yang berlari cepat ke depan, sebelum ia mengecoh Cordaz dan memasukkannya ke gawang yang sudah tidak terkawal.
Kelengahan barisan pertahanan Crotone membuat gawang mereka harus kemasukan gol untuk keempat kalinya. Luca Marrone dan Lisandro Magallan keliru dalam mengantisipasi bola sehingga si kulit bundar jatuh ke penguasaan Locatelli yang menyelesaikannya dengan sepakan keras ke gawang tim tamu.
Susunan pemain :
Sassuolo (4-3-3): Andrea Consigli, Mert Muldur (Giorgios Kyriakopoulos 53'), Vlad Chiriches (Kaan Ayhan 34'), Gian Marco Ferrari, Jeremy Toljan, Mehdi Bourabia (Pedro Obiang 53'), Gregoire Defrel (Federico Peluso 90'), Manuel Locatelli, Domenico Berardi, Francesco Caputo, Filip Djuricic (Hamed Junior Traore 90')
Crotone (3-5-2): Alex Cordaz, Lisandro Magallan, Luca Marrone, Vladimir Golemic, Pedro Pereira (Andrea Rispoli 84'), Salvatore Molina, Luca Cigarini (Tomislav Gomelt 77'), Milos Vulic (Denis Dragus 77'), Arkadiusz Reca, Simeon Nwankwo, Junior Messias
(Antara)
Berita Terkait
-
Eks Top Skor Serie A Igor Protti Meninggal Dunia, Pesan Perpisahannya Menggetarkan
-
Pemain Kanada yang Cedera Horor Ternyata Rekan Jay Idzes di Sassuolo
-
Raih Gelar Ganda, Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
-
Atalanta Resmi Tunjuk Maurizio Sarri sebagai Pelatih Baru
-
Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol
-
Prediksi Skor Panama vs Kroasia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik