Suara.com - Penyerang Manchester United (MU), Marcus Rashford secara khusus meminta maaf kepada suporter klub setelah Setan Merah dibabat sang tamu, Tottenham Hotspur dengan skor mencolok 1-6 pada laga pekan keempat Liga Inggris 2020/2021 yang dihelat di Old Trafford, Minggu (4/10/2020) malam WIB.
Duo bintang Tottenham, Son Heung-min dan Harry Kane masing-masing mencetak dua gol ketika manajer Jose Mourinho merayakan kembalinya ia ke klub yang memecatnya 22 bulan lalu dengan kemenangan telak.
Hasil laga di Old Trafford semalam menyamai kekalahan terburuk Manchester United pada era Premier League. Mereka sebelumnya juga pernah dipermalukan di kandang dengan skor 1-6 oleh rival sekotanya, Manchester City pada Oktober 2011 silam.
"Pertama, dan terutama saya seorang fan United, ini klub saya. Saya sangat bangga mengenakan kaus ini, tapi tidak ada alasan. Ini tidak cukup baik dan kepada setiap penggemar di seluruh dunia yang menyaksikan hari ini, saya sangat menyesal," cuit Rashford di akun Twitter pribadinya, Senin (5/10/2020).
"Kalian pantas mendapat yang jauh lebih baik dari itu. Saya akan menjauh dari media sosial malam ini, tapi kalian pantas mendengar kabar dari saya apapun keadaannya, dalam setiap pasang surutnya. Tidak ada sembunyi kali ini."
"Saya merasa tidak enak, tapi saya berjanji pada kalian bahwa kami akan bekerja lebih baik ke depannya."
Sementara itu, fullback Luke Shaw mengatakan hasil tersebut 'memalukan', serta menyebut dan bahwa para pemain harus lebih bertanggung jawab.
"Klub seperti United tidak seharusnya kalah, tapi kalah dengan cara ini sangat menyakitkan. Ini memalukan karena saya merasa kami telah mengecewakan banyak orang hari ini yang menonton di rumah," kata Shaw kepada Sky Sports.
"Kami adalah para pemain di lapangan dan kami harus mempunyai standar yang sangat tinggi. Pemain yang kami miliki di skuat mempunyai kualitas tapi belum tampak," sambung pemain berusia 25 tahun itu.
Baca Juga: Hits Bola: Satu Lagi Dokter Wafat karena COVID-19, Adik dari Fakhri Husaini
"Kami perlu melihat diri kami sendiri di cermin sebagai individual, tapi sebagai tim, kami jauh dari kata memuaskan saat ini," tukasnya.
Berita Terkait
-
Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Musim Ini Telah Berakhir Buat Matthijs de Ligt?
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman
-
Steven Vitoria, Mantan Pemain Timnas Kanada Gabung Jadi Staf Pelatih Timnas Indonesia
-
Maarten Paes Alihkan Fokus ke Timnas Indonesia Usai Ajax Berhasil Curi Poin dari Feyenoord