Suara.com - Pelatih tim nasional U-19 Indonesia Shin Tae-yong meminta skuatnya untuk mempertajam penyelesaian akhir dalam laga uji coba kontra Makedonia Utara di Kroasia pada Rabu (14/10/2020).
"Pemain harus lebih fokus terutama soal penyelesaian akhir," ujar Shin, dikutip Antara dari laman resmi PSSI di Jakarta, Selasa (13/10/2020).
Juru taktik asal Korea Selatan itu menganggap para pemainnya belum maksimal dalam memanfaatkan peluang-peluang di depan gawang Makedonia Utara di pertemuan pertama kedua tim pada Minggu (11/10/2020), meski dalam pertandingan itu timnas U-19 menang telak 4-1.
Selain itu, Shin ingin para pemain tengah lebih kreatif dalam membangun serangan.
"Kemudian, lini tengah mesti cepat dalam membantu pertahanan juga menyerang," tutur pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.
Terkait susunan pemain yang akan diturunkannya, Shin menyebut bahwa dia akan melakukan rotasi pemain.
Tidak lupa, dia juga mengantisipasi hujan yang kemungkinan akan turun di tengah laga yang berlangsung sore hari waktu Kroasia.
"Dalam beberapa hari terakhir, di sini selalu hujan saat sore hari," kata Shin.
Timnas U-19 berada di Kroasia sejak akhir Agustus 2020 untuk menjalani pemusatan latihan (TC).
Baca Juga: Calon Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-19 Berikutnya Terungkap
Selama TC di Kroasia, timnas U-19 sudah menjalani sembilan pertandingan uji coba dengan hasil empat kali menang, dua kali seri dan tiga kali kalah.
TC timnas U-19 tersebut menjadi persiapan menuju Piala Asia U-19 yang rencananya dilaksanakan pada awal tahun 2021 di Uzbekistan.
Setelah Piala Asia U-19, timnas U-19 diproyeksikan untuk berkompetisi di Piala Dunia U-20 tahun 2021 yang dilaksanakan pada 20 Mei-12 Juni 2021 di Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Bergulir Bulan Depan, Inilah Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Mulai Bergerak, Timnas Indonesia U-17 Mulai Cari-cari Pemain
-
Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan