Suara.com - Manajer PSS Sleman, Danilo Fernando, tidak yakin Liga 1 2020 bisa bergulir di bulan November mendatang. Bahkan, ia menyebut butuh mukjizat supaya kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air itu terlaksana pada masa kampanye Pilkada 2020.
Seperti diketahui, pelaksanaan lanjutan kompetisi sepakbola musim 2020 terganjal permasalahan izin dari kepolisian. Selain Pilkada, Polri tak memberikan izin keramaian lantaran masih tingginya angka penyebaran virus corona di Indonesia.
"Rasanya (izin) itu agak berat juga karena, kan terbentur dengan Pilkada. Pengalaman kami selama ada Pilkada agak sulit di situ," kata Danilo dalam keterangan resmi klub kepada awak media, Kamis (15/10/2020).
"Tapi mudah-mudahan ada mukjizat di situ dan izinnya bisa turun," tambah mantan pemain Persik Kediri itu.
Meski belum ada kepastian, Juku Eja --julukan PSS Sleman-- akan tetap melakukan aktivitas tim. Ini sengaja dilakukan agar disaat kompetisi berputar nanti, Irfan Bachdim Cs sudah dalam kondisi siap.
"Kita tahu kemungkinan rencananya (Liga 1 2020) itu 1 November, sedang diusahakan. Makanya kita tetap latihan, program tetap berjalan," jelasnya.
"Kalaupun untuk tanggal 1 November agak sulit izinnya, mungkin PSSI sudah punya gambaran kapan bisa (bergulir). Supaya kita bisa merancang program dengan pelatih dan pemain supaya ada juga untuk libur," pungkasnya.
Sejatinya, Liga 1 sudah kick off sejak 1 Oktober 2020. Namun, karena izin Polri tidak keluar, PSSI terpaksa menundanya sampai mendapatkan restu.
Baca Juga: Persija Jakarta Siap Beraksi Jika Liga 1 2020 Bergulir Awal November
Berita Terkait
-
Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
PSSI Ingatkan Sepak Bola Indonesia Masih Diawasi FIFA Usai Ricuh Suporter
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat