Suara.com - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Kensuke Takahashi ingin membawa para pemainnya ke level tertinggi agar dapat bersaing dan berprestasi di AFC Futsal Championship yang berlangsung tahun 2021.
"Kami terus berusaha menyiapkan pemain untuk bermain di level tertinggi, dalam pertandingan yang levelnya juga tinggi seperti di AFC Futsal Championship nanti," ujar Kensuke seperti dimuat Antara, Senin (19/10/2020).
Meski demikian, juru taktik asal Jepang itu menyadari bahwa tidak mudah meningkatkan level tim terutama di masa pandemi COVID-19.
Pandemi membuat liga futsal tidak berjalan dan timnas sulit mencicipi pertandingan uji coba.
Kensuke sendiri menolak tunduk dengan keadaan. Dia tetap optimistis dapat membawa skuatnya berkembang lebih baik.
Timnas Futsal Indonesia pun terus ditempa fisik dan mentalnya dalam pemusatan latihan alias training camp (TC) di Baskhara Futsal Arena, Surabaya. Taktik juga akan terus diasah.
"Saat bermain di Asia, kami harus matang secara strategi, mental, fisik dan taktik. Semua disiapkan dari sekarang supaya kami bisa bertanding dengan baik melawan siapa pun," tutur Kensuke.
AFC Futsal Championship sendiri harusnya digelar pada tahun ini. Namun imbas pandemi, turnamen ditunda hingga tahun depan.
Di ajang tersebut, Timnas Indonesia U-19 sendiri tergabung di Grup C bersama Uzbekistan, Bahrain dan China.
Baca Juga: Ada Kasus Positif COVID-19, Alasan Laga Timnas U-19 vs Bosnia Batal Digelar
Tim Garuda menargetkan setidak-tidaknya mengunci peringkat kelima turnamen yang menjadi tiket untuk melaju ke Piala Dunia Futsal 2021 di Lithuania.
Tim Asia yang lolos ke Piala Dunia Futsal adalah semifinalis dan pemenang perebutan tempat kelima AFC Futsal Championship.
"Target kami adalah Piala Dunia. Memang tidak gampang, tetapi juga tidak susah. Kita semua cinta Indonesia, mau tidak mau yang ada hanya Lithuania 2021," kata manajer Timnas Futsal Indonesia, Dimas Kurniawan.
Berita Terkait
-
Israr Megantara Ingin Main di Luar Negeri, Klub Spanyol Burela FS Berminat
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Indonesia Incar Piala Dunia Futsal 2028, Argentina dan Maroko Jadi Saingan Berat
-
Usai Hattrick di Final Piala Asia, Bintang Timnas Futsal Indonesia Ini Dirumorkan Abroad ke Spanyol
-
Atta Halilintar Gelontorkan Bonus Rp111 Juta untuk Timnas Futsal Indonesia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!