Suara.com - Manajer Arsenal, Mikel Arteta pasang badan dan mengaku bertanggung jawab atas blunder yang dilakukan kiper Bernd Leno dalam laga pembuka Grup B Liga Europa 2020/2021, saat mereka susah payah mengalahkan tuan rumah Rapid Vienna 2-1 di Allianz Stadion, Vienna, Austria, Jumat dini hari WIB.
Menjalani andalan utama Arsenal musim ini di bawah mistar gawang, terlebih setelah Emiliano Martinez dilepas ke Aston Villa, Bernd Leno sedikitnya membuat tiga blunder konyol pada laga dini hari tadi, yang satu di antaranya berbuah gol bagi Vienna.
Kiper internasional Jerman itu melakukan tiga kali kesalahan elementer, yakni tiga kesalahan umpan yang menimbulkan ancaman.
Soal build-up play ini, Arteta sendiri mengakui jika dirinya memang menyuruh Leno untuk berperan aktif untuk membangun serangan Arsenal dari lini pertahanan.
"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan sulit, dan beberapa keputusan ataupun taktik kami membuat kerja dia (Leno) menjadi lebih berat, termasuk gol yang masuk ke gawang kami. Itu adalah kesalahan saya karena saya yang menuntut permainan semacam itu," kata Arteta seperti dimuat Tribal Football.
"Namun saya menyukai reaksi para pemain. Di babak kedua kami lebih paham ruang yang bisa kami serang, tampil lebih bagus dan menghasilkan, walau sempat ada kesalahpahaman lagi di akhir laga di lini belakang," ujarnya menambahkan.
Arteta juga tetap membela keberanian Leno untuk tetap berkomitmen menerapkan strategi membangun serangan Arsenal dari belakang, walau kali ini diwarnai beberapa kegagalan.
"Ia memiliki keberanian untuk melakukannya dan sebelumnya kami cukup sukses menerapkan pola ini dengan gol-gol yang kami peroleh di laga-laga lain. Saya rasa kami harus menemukan keseimbangan, tapi saya akan tetap meminta pola ini diterapkan di momen yang tepat," pungkas pelatih asal Spanyol itu.
Baca Juga: Hasil Lengkap Liga Europa: Klub-klub Inggris Berjaya, Napoli Tumbang
Berita Terkait
-
Prediksi Peluang Arsenal untuk Juara Liga Champions Lebih Besar dari PSG
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Freiburg Singkirkan Braga Dramatis, Tantang Aston Villa di Final Liga Europa
-
Aston Villa Hancurkan Nottingham Forest 4-0, Lolos ke Final Liga Europa
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati