Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, mengungkap pentingnya lanjutan Liga 1 dan 2 digulirkan sebagai salah satu program timnya. Dari situ ia bisa memantau perkembangan anak asuhannya atau mendapatkan pemain baru.
Seperti diketahui, training camp (TC) Timnas Indonesia U-19 di Kroasia akan berakhir pada 26 Oktober 2020. Para pemain akan dikembalikan ke klub masing-masing dengan harapan bisa berkompetisi.
Namun, sejauh ini belum ada kejelasan kompetisi akan digulirkan. Belum ada tanda-tanda Polri menerbitkan izin keramaian untuk Liga 1 dan 2 musim ini.
Kepolisian belum mau mengeluarkan izin karena situasi pandemi COVID-19 di Indonesia yang masih tinggi. Selain itu, adanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun ini jadi penyebabnya.
Shin Tae-yong harus berpikir keras jika satu programnya tersebut tidak berjalan. Salah satu caranya adalah melakukan latihan virtual sebelum kembali berkumpul melakukan TC.
"Jika liga tidak bergulir pada 1 November 2020, kita akan melakukan latihan di rumah (virtual training) seperti kemarin," kata Shin Tae-yong dikutip dari Instagram PSSI, Jumat (23/10/2020).
"Dengan tidak adanya liga, kita sedikit kesulitan dalam membuat latihan yang pas," tambah juru taktik asal Korea Selatan itu.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-19 dipersiapkan untuk Piala Asia U-19 yang dijadwalkan bergulir awal tahun depan. Selain itu, Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021, di mana Indonesia adalah tuan rumah.
Tentu, persiapan matang harus dilakukan. Apalagi, Timnas Indonesia U-19 diberi target paling tidak lolos dari fase grup Piala Dunia U-20 nanti.
Baca Juga: Naruto Dikabarkan Meninggal, PSS Sleman: Turut Berbelasungkawa
"Ujung dari sebuah kompetisi itu timnas. Karena di kompetisi resmi, pemain akan mendapatkan atmosfer pertandingan. Ini beda dengan kalau hanya training camp dan uji coba dengan timnas negara lain atau klub," tambahnya seperti dilansir dari laman resmi PSSI.
Berita Terkait
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
-
Pratama Arhan ke Persija Jakarta Susul STY?
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan untuk Jakmania: Tak Janjikan Persija Menang Terus, Tapi..
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
Shin Tae-yong Pasang Target Juara untuk Persija, Minta Pemain Berkorban Habis-habisan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026