Suara.com - Pemain Persija Jakarta, Sandi Arta Samosir, mendapat segudang ilmu bermanfaat setelah ikut serta dalam training camp (TC) Timnas Indonesia U-19 di Kroasia. Ia mengakui permainan sepakbolanya sudah meningkat.
Armada Shin Tae-yong ini sudah berada di Kroasia sejak akhir Agustus 2020. Sandi dan kawan-kawan pun sudah berada di Tanah Air setelah tiba pada Selasa (27/10/2020).
Dua bulan berada di Kroasia tentu banyak pengalaman yang didapat. Selain berlatih, ada 11 pertandingan uji coba yang dilakukan Pasukan Merah Putih.
Yakni melawan Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7), Arab Saudi (3-3), Qatar (2-1, 1-1), Bosnia-Herzegovina (0-1), Dinamo Zagreb (1-0), NK Dugopolje (3-0), Makedonia Utara (4-1, 0-0), dan Hajduk Split (4-0). Selain itu, Timnas Indonesia U-19 juga sekali melakukan internal game.
"Alhamdulillah kami sudah menjalani dua bulan TC di Kroasia. Banyak manfaat, pengalaman dan pelajaran yang kami dapatkan disini," kata Sandi dikutip dari laman resmi Persija, Rabu (28/10/2020).
"Ini pengalaman ketiga saya TC ke luar negeri. Setelah sebelumnya menjalani program di Garuda Select di Inggris dan TC bersama Timnas U-19 di Thailand. Pengalaman di luar negeri ini bagus tentunya untuk karier sepakbola saya ke depannya," tambahnya.
Lebih lanjut pemain asal Medan ini akan menjaga momentum sekembalinya ke Indonesia. Ia bertekad menjaga kebugaran tubuhnya seperti ketika sedang TC.
"Tentunya momentum di Kroasia ini saya harus jaga dengan baik. Saat ini saya akan kembali ke Medan dahulu untuk bertemu keluarga," jelasnya.
"Di Medan saya akan profesional dan saya akan mengikuti apa intruksi yang diberikan pelatih timnas termasuk menjalani program yang diberikan tim pelatih Persija," pungkasnya.
Baca Juga: David Maulana Sebut Pemain Keturunan Bagus Buat Timnas Indonesia U-19
TC di Kroasia ini sebagai persiapan menghadapi Piala Asia U-19 2020 yang rencananya akan digelar awal 2021. Selain itu, Garuda Nusantara --julukan Timnas U-19-- akan berlaga di Piala Dunia U-20, di mana Indonesia menjadi tuan rumah.
Berita Terkait
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar
-
Belum Dijual, tapi Tak Dipakai, Shin Tae-yong Bikin Status Van Basty Souza di Persija Tidak Jelas
-
Baru Dibantai Dewa United, Brisbane Roar Antusias Hadapi Persija Jakarta
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar