Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:03 WIB
Pelatih Brisbane Roar, Michael Valkanis saat konferensi pers sehari menjelang laga persahabatan melawan Persija Jakarta di JIS [Dok. Persija].
Baca 10 detik
  • Klub Australia Brisbane Roar kalah telak empat gol tanpa balas dari Dewa United di Indonesia.
  • Brisbane Roar akan melawan Persija Jakarta di JIS pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dalam laga peluncuran tim.
  • Pertandingan uji coba melawan klub saudara Persija ini dimanfaatkan Brisbane Roar untuk membangun skuad baru pramusim.

Suara.com - Brisbane Roar langsung mendapatkan ujian berat dalam rangkaian persiapan mereka di Indonesia. Setelah kekalahan telak dari Dewa United, klub Australia kini bersiap menghadapi Persija Jakarta.

Brisbane Roar akan bertemu Persija dalam pertandingan uji coba yang menjadi bagian dari agenda launching tim, jersey, dan sponsor Macan Kemayoran.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026).

Sebelumnya, mereka sudah menjajal Dewa United. Hasilnya, Brisbane Roar kalah telak empat gol tanpa balas.

Meski baru saja mengalami kekalahan besar, Brisbane Roar justru menyambut duel melawan Persija dengan antusias. Pelatih Brisbane Roar, Michael Valkanis, bahkan menganggap laga tersebut sebagai kesempatan penting bagi tim.

Brisbane Roar memiliki hubungan khusus dengan Persija. Kedua klub berstatus sebagai sister club atau klub saudara karena sama-sama berada di bawah kepemilikan Grup Bakrie

"Pertama-tama, terima kasih sudah mengundang kami. Merupakan suatu kehormatan bagi kami bisa berada di sini untuk menghadapi apa yang bisa saya katakan sebagai klub saudara, Persija, dan satu di antara klub terbaik di Indonesia," kata Valkanis kepada awak media.


Bagi Brisbane Roar, pertandingan melawan Persija juga menjadi bagian dari proses membangun kekuatan baru. Valkanis menyebut komposisinya mengalami banyak perubahan dibandingkan musim sebelumnya.

Hasil kekalahan melawan Dewa United tidak membuat Valkanis kehilangan fokus. Ia justru melihat rangkaian pertandingan di Indonesia sebagai kesempatan untuk mengukur perkembangan skuad yang sedang dibangunnya.

Baca Juga: Gonjang Ganjing Persija Jelang Kick Off Super League, Diboikot Jakmania Manajemen Ambil Langkah Ini

“Bagi kami, pramusim sebenarnya sudah berlangsung selama beberapa waktu, tetapi kami juga sedang membangun tim yang benar-benar baru dibandingkan musim lalu,” jelas Valkanis.

“Jadi, kami memiliki banyak pemain baru dan sekarang ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mulai menjalani pertandingan-pertandingan yang lebih berat, termasuk menghadapi Persija, untuk melihat sejauh mana perkembangan kami sebagai suatu tim,” ucapnya.

Brisbane Roar sendiri masih memiliki waktu sebelum kompetisi domestik Australia dimulai. A-League musim 2026/2027 baru dijadwalkan bergulir pada 16 Oktober 2026.

Kondisi tersebut membuat Brisbane Roar memilih melakukan persiapan lebih awal. Valkanis menyadari Persija berada dalam situasi berbeda karena kompetisi Liga Super 2026/2027 sudah semakin dekat.

“Saya bisa mengatakan bahwa musim kami masih sekitar enam atau tujuh pekan lagi sebelum dimulai, sedangkan Persija mungkin akan segera memulai musimnya dan mereka tentunya akan lebih siap daripada kami,” ucapnya.

"Namun, kami berusaha keras menghadapi tim yang bagus seperti yang saya katakan tadi, sekaligus melihat sejauh mana perkembangan kami."

Brisbane Roar berharap pertandingan melawan Persija dapat memberikan pengalaman berharga sebelum mereka memasuki kompetisi resmi. Laga tersebut juga menjadi kesempatan untuk menguji pemain-pemain baru menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.

“Karena sekarang kami memang harus menjalani beberapa pertandingan berat untuk mempersiapkan diri menghadapi A-League, dan pertandingan ini akan menjadi tantangan yang sangat bagus bagi kami,” tutupnya.

Load More