Suara.com - Rumor yang menyebut Piala Dunia U-20 2021 bakal ditunda sudah sampai ke telinga Ketua Umum (Ketum) PSSI Mochamad Iriawan. Lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu enggan banyak berkomentar mengingat belum adanya pengumuman resmi dari FIFA.
Piala Dunia U-20 2021, di mana Indonesia akan menjadi tuan rumah dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei - 12 Juni tahun depan. Pandemi COVID-19 ini disebut-sebut menjadi salah satu alasan Piala Dunia itu akan ditunda.
Kabar tersebut semakin kencang setelah Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) tidak memasukan event Piala Dunia U-20 2021 dalam kalender resmi mereka.
Kalender AFC ini juga bisa di unduh di laman resmi mereka. Di dalamnya, tidak ada sama sekali gelaran Piala Dunia U-20 2021, di mana Indonesia sebagai tuan rumah.
Terkait rumor ini, Iriawan menyebut persiapan yang dilakukan Indonesia sebagai tuan rumah tetap dilanjutkan selama belum adanya pengumuman resmi.
Begitu juga dengan kemampuan para penggawa Timnas Indonesia U-19, yang diproyeksikan tampil di kejuaraan tersebut, akan terus dipoles.
"Piala Dunia U-20 persiapan on the track dan sampai sekarang belum ada pengumuman resmi dari FIFA bahwa akan ditunda. Memang ada rumor itu dan PSSI sudah mendengarnya, tapi tidak ada informasi dari FIFA," kata Iriawan di Webinar Kemenpora, Rabu (4/11/2020).
"Kami tetap melakukan persiapan dan Timnas Indonesia U-19 tetap dalam road map di mana bulan depan berangkat TC," jelasnya.
Mantan Kapolda Metro Jaya itu menjelaskan momentum Piala Dunia U-20 2021 harus dijadikan ajang kebangkitan sepak bola Indonesia. Ini berkaca dari beberapa negara yang sepak bolanya berkembang pesat setelah sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia.
Baca Juga: Shin Tae-yong Batalkan Latihan Timnas Indonesia U-19
"Ini jadi momen langka bagi setiap negara yang terpilih menjadi tuan rumah, akan angkat pesepakbolaannya. Jadi ini momen kita supaya dikenal dunia," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Siapa Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia atau Singapura?
-
Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup
-
Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota
-
Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia