Suara.com - Mantan pemain Timnas Indonesia Bambang Pamungkas mengatakan ada tiga hal yang menjadi musuh terbesar seorang atlet. Tiga hal tersebut adalah cedera, kejenuhan dan popularitas.
Dari tiga hal itu, Bambang menyebut bahwa popularitas menjadi musuh terberat yang harus diantasipasi oleh seorang atlet, terutama di era digital seperti saat ini.
Popularitas, menurut dia, memang bisa menjadi hal positif, tetapi juga sangat negatif jika tak dapat diantisipasi dengan baik.
Pasalnya, menurut pria yang karib disapa Bepe itu, banyak pemain yang mendadak lupa dengan identitas mereka sebagai seorang atlet karena terbuai dengan popularitasnya yang kian menanjak.
“Saya selalu menyampaikan bahwa musuh terbesar seorang atlet ada tiga. Pertama cedera, kejenuhan, dan popularitas,” kata Bambang dalam jumpa pers virtual “Pembukaan Biskuat Academy 2020”, Kamis (5/11/2020).
“Dari tiga ini yang terberat adalah popularitas terutama di era seperti ini. Itulah kenapa saya selalu menyampaikan bahwa kita harus fokus pada apa yang kita kerjakan dan mengerti siapa kita,” ujarnya menambahkan.
Artinya, sebagai seorang atlet maka penilaian publik terhadap mereka adalah seberapa baik penampilan mereka di lapangan, bukan soal seberapa populer ataupun seberapa banyak jumlah penggemar atau followers di media sosial.
Bepe, yang kini menjabat sebagai manajer klub Persija Jakarta, menyampaikan bahwa ia tak bermaksud membatasi keinginan seseorang. Hanya saja, para atlet itu seharusnya sadar bahwa popularitas bukan tujuan utama dalam berkarier.
“Karena kadang kalau tidak bisa mengatasi (popularitas) dengan baik (fokus) bisa terpecah. Kalau karier tidak 100 persen, mungkin di lapangannya juga,” ucapnya.
Baca Juga: 20 Tahun Merumput, Bambang Pamungkas Belum Puas Main di Timnas Indonesia
Mantan pemain timnas itu berpesan bahwa apapun profesi seseorang, yang paling utama adalah fokus pada apa yang dikerjakan serta tidak lupa dengan profesi sebenarnya. Selain itu, mereka yang berdedikasi juga harus mampu menentukan mana yang perlu dan tidak perlu dilakukan.
“Dalam apapun profesi kita yang paling utama adalah fokus pada apa yang kita kerjakan. Jangan lupa profesi kita sebenarnya apa,” kata Bepe.
“Saya berkarier lama 20 tahun karena saya fokus di sepak bola. Itulah kenapa banyak orang yang jarang melihat saya hadir dalam acara lain di luar sepak bola,“ pungkasnya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Jens Raven Janji Timnas Indonesia U-23 Tampil Lebih Sangar dan Kuat di Kalender Kompetisi 2026
-
Ada Kabar Baik di 2026 untuk Mees Hilgers, Apa Itu?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia Habis Kontrak 2026, Mees Hilgers Hingga Ivar Jenner
-
Kalender Resmi Timnas Indonesia 2026, Pelatih John Herdman Fokus Benahi Mental Juara Timnas
-
Tragedi dan Takdir: Kilas Balik Roller Coaster Timnas Indonesia Sepanjang 2025
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
-
4 HP Snapdragon Paling Murah Terbaru 2025 Mulai Harga 2 Jutaan, Cocok untuk Daily Driver
Terkini
-
Arne Slot Optimistis 2026 Bakal Jadi Tahunnya Florian Wirtz
-
16 Negara yang Lolos Babak 16 Besar Piala Afrika 2025, Maroko hingga Kamerun
-
Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool Terungkap Usai Rumor Transfer Arab Saudi Mulai Meredup Tajam
-
Ikut Drawing 16 Besar ACL Two 2025/2026, Atep Ucap Hal Tak Terduga
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia Habis Kontrak 2026, Mees Hilgers Hingga Ivar Jenner
-
Pelatih Spanyol Tak Sabar Hadapi Piala Dunia 2026, La Furia Roja Favorit Juara
-
Penyebab Aston Villa Tumbang di Emirates: Cedera Amadou Onana Jadi Titik Balik Kemenangan Arsenal
-
Bojan Hodak Optimis Persib Bandung Mampu Singkirkan Ratchaburi FC di Fase Gugur AFC Champions League
-
Ambisi Yusaku Yamadera Masuk Daftar Pemain Terbaik Super League Bersama PSIM Yogyakarta Musim Depan
-
Persija Mendominasi Nominasi Gol Terbaik PSSI Awards 2025 di Aksi Memukau Rizky Ridho dan Hannan