- Pengamat sepak bola Rene van der Gijp meragukan kualitas tim nasional Curacao yang berhasil menembus Piala Dunia 2026.
- Van der Gijp memprediksi Curacao akan mengalami kekalahan jika harus bertanding melawan tim nasional Indonesia di lapangan.
- Keyakinan tersebut didasari oleh catatan dua kemenangan Indonesia atas Curacao dalam laga uji coba pada September 2022.
Suara.com - Keberhasilan bersejarah tim nasional Curacao menembus putaran final Piala Dunia 2026 ternyata ditanggapi dengan sinis oleh pengamat sepak bola ternama Belanda, Rene van der Gijp.
Ia bahkan tanpa ragu memprediksi bahwa Curacao akan kembali takluk jika dipertemukan dengan Timnas Indonesia.
Mantan pemain timnas Belanda ini menilai kelolosan Curacao tak lebih dari sebuah keajaiban semata.
Ia menyoroti performa buruk tim asal Karibia itu yang baru-baru ini menelan kekalahan dari China dan Australia dalam laga uji coba.
Bagi van der Gijp, level permainan Curacao saat ini masih sangat jauh dari kata layak untuk bisa bersaing di panggung sekelas Piala Dunia.
“Merupakan keajaiban bahwa Curacao bisa mencapai Piala Dunia. Mereka baru-baru ini kalah melawan China dan Australia, tetapi itu tidak aneh," ujar Rene van der Gijp tegas, seperti dikutip dari Soccernews.NL.
"Saya bisa mengatakan jika mereka bermain melawan Indonesia, mereka juga akan kalah. Biarkan mereka berbahagia karena bisa berada di sana (Piala Dunia 2026) musim panas ini dan menikmati momen tersebut,” sambungnya.
Prediksi pedas dari van der Gijp ini ternyata didukung oleh rekor pertemuan kedua negara.
Pada September 2022, Timnas Indonesia memang berhasil menyapu bersih dua laga uji coba melawan Curacao dengan kemenangan 3-2 dan 2-1.
Baca Juga: Kapten Timnas Prancis U-21 Bela Maroko di Piala Dunia 2026
Kemenangan itu terasa sangat istimewa karena diraih di saat skuad Garuda belum diperkuat banyak pemain keturunan seperti sekarang dan peringkat FIFA Indonesia saat itu berada jauh di bawah Curacao.
Meskipun kini nasib kedua negara telah berbalik, Curacao lolos ke Piala Dunia sementara Timnas Indonesia gagal di kualifikasi.
Berita Terkait
-
Singgung Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Sebut Skuad Asuhannya Underdog di Piala Asia 2027
-
Mengenal Lebih Dalam 4 Debutan Piala Dunia 2026: Cape Verde, Curacao, Yordania, Uzbekistan
-
Ipswich Town Promosi ke Premier League, Posisi Elkan Baggott Justru Terancam Terpinggirkan
-
Kebanyakan Tampil di Kandang, PSSI Akui Timnas Indonesia Belum Menarik Bagi Negara Lain
-
Bintang Timnas Indonesia Dukung Lamine Yamal Usai Kibarkan Bendera Palestina
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan