Suara.com - Memphis Depay tetap membuka pintu untuk bergabung dengan Barcelona. Kapten timnas Belanda ini mengungkapkan bahwa setiap pemain ingin bermain untuk klub raksasa Catalan itu.
Penyerang klub Lyon ini memang kencang dihubungkan dengan Barcelona setelah mantan pelatih timnas Belanda Ronald Koeman mengisi posisi pelatih di Camp Nou pada Agustus lalu
Meski demikian, Depay masih tetap bersama Lyon ketika jendela bursa transfer ditutup pada awal Oktober, sedangkan kontraknya akan berakhir tahun depan.
Sementara presiden Lyon Jean-Michel Aulas menegaskan bahwa dia tidak akan melepaskan pemainnya tersebut oada Januari karena dia tidak siap untuk melewatkan sepakbola Eropa untuk musim kedua berturut-turut.
Meski gagal pindah ke Barca musim ini tampaknya hal itu tidak berdampak negatif pada Depay. Ia tetap tampil produktif dengan telah terlibat dalam delapan gol (lima gol, tiga assist) di Ligue 1 musim ini.
Depay terus menekankan bahwa dia tetap fokusnya pada Lyon dan timnas Belanda, meski dia tidak menutupi keinginannya untuk bermain dengan Barca.
"Siapa yang tidak ingin pergi ke Barcelona? Itu klub top," kata Depay setelah mengenakan ban kapten pada babak kedua hasil imbang 1-1 Oranje dengan Spanyol.
"Kami akan melihat masa depan saya. Barca adalah salah satu klub terbesar dan semua orang ingin bermain di sana, tapi saya fokus pada klub saya dan tim nasional," ujarnya
Ditanya apakah pindah Januari adalah sebuah opsi, terlepas dari komentar terbaru Aulas, Depay menambahkan: "Saya tidak tahu. Jendela transfer tidak terbuka."
Baca Juga: Barcelona Bakal Cuci Gudang, 6 Pemain Siap Ditendang Koeman
"Saya tidak memiliki fokus pada itu saat ini. Saya berlatih dengan baik dan fokus untuk menjadi pemain yang lebih baik. Ada banyak spekulasi, tetapi kepala saya tidak ada di sana saat ini."
Depay dilepas Manchester United ke Lyon pada Januari 2017, dan mengatakan dia telah menemukan kembali performa yang membuatnya menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan di Eropa di PSV.
Ia telah mengoleksi 35 gol liga sejak debutnya di Lyon pada 22 Januari 2017, setara dengan Angel Di Maria paling banyak di Ligue 1 pada waktu itu.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United: Duel Hidup Mati di Camp Nou!
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
-
Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-secure Connectivity Melalui Data Center
-
Salah Stadion! Niat Nonton Barcelona Lawan Newcastle, Fans Blaugrana Tersesat Sejauh 589 Km
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026