Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) memastikan kompetisi Liga 1 Indonesia yang direncanakan lanjut pada Februari 2021 tetap tanpa degradasi, tetapi bakal ada klub promosi dari Liga 2.
"(Liga 1 tanpa degradasi) Iya masih, tapi promosi tetap ada dari Liga 2," ujar Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (14/11/2020).
Akhmad mengatakan bahwa Liga 1 Indonesia tak akan dimulai dari awal. Klub-klub peserta tetap akan melanjutkan petualangannya yang tertunda sejak Maret 2020 imbas pandemi COVID-19 di Tanah Air.
Klub baru menjalankan tiga pertandingan sebelum kompetisi ditangguhkan dan Persib Bandung akan mengawalinya di posisi puncak setelah menyapu bersih laga-laga awal tersebut.
Dihapuskannya sistem degradasi tersebut menuai pro-kontra di kalangan pecinta maupun pelaku sepakbola itu sendiri.
Alasannya, klub-klub dianggap tak akan memiliki gengsi maupun ambisi untuk menjadi tim yang terbaik.
Di sisi lain, PSSI dan LIB memiliki alasan tersendiri mengapa tetap menghapuskan sistem degradasi tersebut.
Beberapa pertimbangannya karena situasi yang belum normal dari pandemi, kekhawatiran ada pemain yang tertular dan membuat laga berjalan tidak menarik, serta banyak tim yang ditinggal pemain kunci.
"Waktu itu pertimbangannya khawatir ada klub yang pemainnya terpapar COVID-19 dan menurunkan kualitas. Kalau kondisinya begitu kompetisi jadi tidak fair (adil)," kata dia.
Meski tidak ada degradasi, Akhmad berharap liga tetap berjalan kompetitif dan ingin para pemain tetap serius menatap kompetisi tersebut agar bisa menjaga kualitasnya. Bagi dia, keseriusan itu bakal membuktikan bahwa sepakbola Indonesia bisa hidup di tengah pandemi.
"Harapan sih bergengsi karena semangat, pemain semua dengan tanpa adanya degradasi, tapi minimal kita menunjukkan ke masyarakat bahwa bola tetap hidup dan enak tonton," pungkas Akhmad seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Head to Head El Clasico Indonesia Persib vs Persija: Siapa Paling Superior?
-
Hendra Carabao Dukung Kebangkitan Persma 1960 Manado, Carabao Hydration Jadi Partner Klub Badai Biru
-
Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Masih Ingat Andri Syahputra? Lahir di Aceh Pilih Bela Timnas Qatar, Begini Nasibnya Sekarang
-
Emil Resmi Gabung Juventus
-
Mauro Zijlstra Bakal Jadi Tumpuan Lini Serang Persija Jakarta
-
Alasan Pelatih Persija Ngebet Sama Mauro Zijlstra
-
Kata-kata Maarten Paes Resmi Gabung Ajax Amsterdam
-
Ivar Jenner Susul Rafael Struick ke Dewa United?
-
RESMI! Selamat Tinggal Ivar Jenner
-
Maarten Paes Resmi ke Ajax Amsterdam
-
Persija Bidik Mauro Zijlstra, Mauricio Souza Sebut Sang Striker Sangat Mematikan di Kotak Penalti
-
RESMI! Pelatih Persija Ngaku Sedang Dekati Mauro Zijlstra