- Pertandingan Persija melawan Persib dipindahkan dari Jakarta ke Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 10 Mei 2026 mendatang.
- Paulo Ricardo menyatakan kekecewaan karena Persija kehilangan dukungan langsung suporter dan keuntungan bermain di kandang sendiri.
- Pemain Persija tetap menargetkan kemenangan dengan menjaga fokus dan mentalitas profesional meskipun lokasi pertandingan telah berubah.
Suara.com - Bek Persija, Paulo Ricardo, tak menutupi rasa kecewanya setelah laga kontra Persib Bandung dipindahkan dari Jakarta ke Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Meski kehilangan keuntungan bermain di kandang sendiri, Macan Kemayoran dipastikan tetap memburu kemenangan dalam duel penuh gengsi tersebut.
Paulo menilai Jakarta memiliki arti spesial bagi Persija. Selain sudah akrab dengan atmosfer stadion, dukungan langsung Jakmania selama ini selalu menjadi dorongan besar bagi performa tim di lapangan.
“Tentu saja kecewa. Jakarta adalah rumah kami. Seingat saya, pada pertandingan-pertandingan terakhir di Jakarta, kami bermain dengan sangat baik. Kami mengenal lapangannya, kami mengenal para penggemar di sana, dan kami menyukai stadionnya.
Namun, kini tidak peduli mana pun kami bermain, kami akan bermain untuk menang. Itulah yang kami lakukan dan saya percaya itulah yang harus kami lakukan,” kata Paulo.
Meski demikian, bek asal Brasil tersebut memastikan Persija tidak ingin larut dalam situasi yang ada. Fokus utama tim tetap tertuju pada cara bermain dan target meraih tiga poin atas Persib.
Paulo menyadari duel Persija kontra Persib selalu menghadirkan tekanan besar karena menjadi perhatian publik sepak bola nasional.
Namun menurutnya, laga tersebut tetap harus dihadapi dengan fokus dan mentalitas yang sama seperti pertandingan lainnya.
"Saya tahu ini pertandingan penting. Saya tahu kedua tim sangat besar dan memiliki basis penggemar yang masif," jelasnya.
Baca Juga: Persija Bakal Serasa Main Kandang di Samarinda, Mauricio Souza Andalkan Kekuatan Jakmania
"Tapi ini tetaplah sebuah pertandingan. Pertandingan yang penting, namun tetap sebuah permainan," ia menjelaskan.
Persija kini berharap bisa tetap tampil garang di Samarinda demi menjaga asa sekaligus mempersembahkan kemenangan penting bagi Jakmania.
"Kami harus tetap bermain dengan cara kami sendiri," katanya.
"Tidak peduli meskipun ini jenis pertandingan yang berbeda, yang melibatkan banyak hal, disaksikan di seluruh negeri, kami tetap harus memberikan yang terbaik,” tutur bek berusia 31 tahun itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram