Suara.com - Striker andalan sekaligus kapten Timnas Inggris, Harry Kane mungkin tidak terlalu fokus pada rekor individu, tapi sang pelatih, Gareth Southgate mendukung penuh sang penyerang untuk melampaui Wayne Rooney sebagai top skorer sepanjang masa The Three Lions.
Kane yang berusia 27 tahun telah mencetak 32 gol bagi Inggris sejak melakukan debutnya pada 2015 dan sedang menuju untuk menyalip Rooney, yang pensiun dari tugas internasional dengan 53 gol.
Kane bisa menambah total golnya dalam penampilannya yang ke-50 bagi Inggris ketika mereka bertandang ke markas Belgia dalam laga lanjutan UEFA Nations League 2020/2021 Divisi A Grup 2, Senin (15/11/2020) dini hari WIB nanti.
"Dalam hal apa yang mungkin, rekor mencetak gol adalah yang menarik karena rata-rata serangannya bagi kami fenomenal dan dari sisi dia, ia punya waktu untuk mengejar rekor Rooney, yang akan menjadi prestasi luar biasa," kata Southgate seperti dikutip Reuters, Minggu.
"Saya tahu dari sudut pandang dia, meskipun pencapaian pribadi adalah sesuatu yang didukung, ini adalah pencapaian tim. ia sangat fokus pada keberhasilan tim dan ia ingin melihat kembali dalam keberhasilan tim dalam beberapa tahun ke depan."
Sementara itu, pelatih Belgia Roberto Martinez mengatakan bahwa ia tidak terkejut oleh kebangkitan penyerang Tottenham Hotspur itu.
"Saya kira ia seorang striker yang komplet, tapi ini adalah kisah yang menakjubkan melihat seorang pemain muda berkembang - dipinjamkan, memperoleh pengalaman berbeda di klub yang berbeda dan menjadi pemain ikonik bagi Spurs, bagi Inggris," kata Martinez.
"Ia berkembang menjadi salah satu pemain nomor sembilan paling klinis di dunia sepak bola, dan Anda mendapat target man yang sangat modern pada Kane - seseorang yang bisa membantu dan bermain dan mempunyai statistik penyelesaian yang hebat.
"Ia mempunyai potensi untuk mencapainya dan saya ingin mengatakan rekor Rooney cukup jelas, dan ini statistik yang mengesankan, tapi Kane berada dalam posisi untuk mencapainya."
Baca Juga: Gareth Bale Kembali Menikmati Sepakbola Usai Comeback ke Tottenham
[Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
-
Fantastis! Fans Inggris Harus Rogoh Rp200 Juta Lebih untuk Nonton Piala Dunia 2026
-
Intip Fasilitas Hotel Sederhana yang Jadi Markas Inggris di Piala Dunia 2026
-
4 Pemain Top Eks Anak Asuh Simon Grayson, Ada Eks Kiper Timnas Inggris hingga Anak Legenda MU
-
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara di 3 Kasus Kriminal, Dari Penyerangan hingga Suap
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Obrolan Kamar Dony Tri Pamungkas dan Rizky Ridho yang Bangkitkan Semangat Juang Timnas Indonesia
-
Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032
-
Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
-
Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto
-
Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United
-
Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk
-
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC