Suara.com - Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto mengakui jika level fisik para pemain belum sama. Fisik para pemain yang baru bergabung, dinilai masih tertinggal dari mereka mengikuti pemusatan latihan sebelumnya.
Seperti diketahui, ada 38 pemain Timnas Indonesia U-19 yang ikut serta TC di Jakarta dari 13-23 November 2020. Sebagian dari mereka merupakan wajah baru dan pemain yang gagal ikut pemusatan latihan di Eropa.
Sementara sebagian besar lainnya merupakan pemain yang dibawa pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong mengikuti pemusatan latihan di Kroasia.
"Kondisi pemain dalam kondisi baik, tetapi pemain baru harus beradaptasi dengan situasi latihan ini," kata Nova dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (16/11/2020).
"Secara fisik memang belum menyamai fisik pemain yang sudah TC di Kroasia kemarin," sambungnya.
"Kami berharap mereka bisa berlatih lebih maksimal untuk mengejar kondisi fisik dengan pemain yang sudah lama bergabung dengan tim," tambah mantan pemain Persib Bandung itu.
TC Timnas Indonesia U-19 di Jakarta ini belum dipimpin pelatih Shin Tae-yong. Juru taktik berusia 51 tahun itu hanya memantau latihan secara virtual dari Korea Selatan.
Setelah ini, seperti diberitakan media Korsel, Yeongnam skuat Garuda Nusantara --julukan Timnas U-19-- akan menjalani TC di Kota Daegu, Korea Selatan. Rombongan Timnas Indonesia U-19 akan tiba di Korea Selatan pada 25 November mendatang.
Setelah itu akan ada isolasi selama 15 hari sebelum memulai latihan perdana di Kota Daegu pada 10 Desember 2020. Namun semua itu belum bisa dipastikan, karena PSSI belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Baca Juga: Bima Sakti Berikan Materi Ini Pada Latihan Perdana Timnas Indonesia U-16
Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-19 sedang dipersiapkan untuk menghadapi Piala Asia U-19 yang dijadwalkan bergulir pada Maret tahun depan.
Selain itu, Garuda Nusantara diproyeksikan untuk tampil di Piala Dunia U-20 2021, di mana Indonesia menjadi tuan rumah.
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat