Suara.com - Striker Manchester United, Edinson Cavani, melakukan pelanggaran keras kepada Richarlison di laga Uruguay vs Brasil dalam kualifikasi Piala Dunia 2022, Rabu (18/11/2020) pagi WIB.
Uruguay mengalami hasil buruk dalam kekalahan 0-2 atas Brasil di Estadio Centenario. Dua gol tim Samba masing-masing disumbangkan oleh Arthur (34') dan Richarlison (45').
Dalam kekalahan ini, Edinson Cavani menjadi sorotan karena melakukan pelanggaran sembrono kepada pencetak gol Brasil, Richarlison. Momen ini terjadi saat pertandingan memasuki menit 70-an.
Melalui video tayangan ulang, Cavani berusaha merebut bola dari kaki Richarlison. Alih-alih berhasil merebut bola, striker berusia 33 tahun itu malah menginjak kaki pemain Everton tersebut.
Richarlison pun langsung terkapar kesakitan. Bahkan akibat pelanggaran Cavani, Richarlison mengalami cedera tulang kering dan harus ditarik keluar lapangan.
Awalnya, Cavani sendiri hanya diberi kartu kuning oleh wasit pemimpin pertandingan. Namun, setelah wasit melakukan tinjuan VAR, Cavani langsung diganjar kartu merah sehingga terpaksa tidak bisa melanjutkan pertandingan.
Sementara itu, atas kemenangan melawan Uruguay, Brasil meraih poin sempurna dari empat pertandingan. Tim Samba ada di puncak klasemen kualifikasi Piala Dunia 2020 zona Amerika Selatan.
Sedangkan Uruguay masih tertahan di tempat kelima dengan mengoleksi enam poin. Nantinya hanya empat tim teratas di klasemen zona Amerika Selatan yang otomatis lolos ke Piala Dunia 2020 Qatar.
Baca Juga: Cetak Gol Perdana bagi Brasil Saat Kalahkan Uruguay, Begini Komentar Arthur
Berita Terkait
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
Singkirkan Belanda Tanpa Ampun, Italia Tantang Brasil di Semifinal VNL Putri 2026
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
-
Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga