Suara.com - Legenda Timnas Indonesia Ricky Yacobi yang meninggal tadi pagi telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (21/11/2020) petang. Hujan mewarnai prosesi pemakaman mantan pemain PSMS Medan ini.
Almarhum Ricky Yacobi dan rombongan tiba di TPU Tanah Kusir sekitar pukul 15.45 WIB. Mengingat hujan yang cukup deras, jenazah tidak langsung dibawa ke liang lahat dari ambulan.
Setelah hujan dirasa cukup reda, jenazah akhirnya bisa dibawa ke liang lahat. Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman.
Isak tangis keluarga tak terbendung ketika Ricky Yacobi dimasukan ke liang kubur. Pantauan Suara.com, prosesi pemakaman Ricky Yacobi ini banyak dihadiri rekan-rekannya.
Sekedar informasi, Ricky Yacobi meninggal dunia pagi tadi saat bermain sepakbola di lapangan ABC, Senayan, Jakarta. Sempat dibawa ke rumah sakit Mintoharjo, Jakarta, namun nyawanya tidak tertolong.
Menurut informasi yang diterima, lelaki berusia 57 tahun itu meninggal karena serangan jantung setelah mencetak gol ketika akan melakukan selebrasi.
Ricky Yacobi merupakan penyerang top timnas Indonesia pada periode pertengahan 1980-an hingga awal 1990-an. Ia menunjukkan kehebatannya saat bermain di Asian Games 1986.
Ia menjadi pemain penting yang meloloskan Indonesia hingga ke babak semi final. Usai dari Asian Games 1986, Ricky dipercaya menjadi kapten timnas Indonesia.
Ia juga mengantarkan timnas Indonesia meraih medali emas SEA Games 1987. Ricky Yacobi juga pernah membela klub Matsushita Jepang pada 1988.
Baca Juga: RD Sebut Ricky Yacobi Sosok yang Peduli Pembinaan Pemain Usia Muda
Selain itu, ia juga pernah bermain di klub PSMS Medan, Arseto Solo, BPD Jateng, dan PSIS Semarang.
Berita Terkait
-
Jangan Gegabah, Rizky Ridho Bisa Berkaca Nasib 4 Pemain Timnas Indonesia Soal Keganasan Liga Jepang
-
Media Luar Ungkap Borok Sederet Pemain Indonesia Gagal Total di Liga Jepang
-
Melihat Nasib Pemain Indonesia yang Berkarier di Jepang Sebelum Justin Hubner, Ada yang Sukses?
-
Termasuk Pratama Arhan, 4 Pemain Indonesia yang Kariernya Singkat di Liga Jepang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI
-
Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan
-
Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung