Suara.com - Mantan bek andalan Manchester United dan Timnas Serbia, Nemanja Vidic diminta untuk maju memimpin Federasi Sepakbola Serbia (FSS) menyusul kegagalan negara Balkan itu melangkah ke putaran final Piala Eropa 2020.
Gelandang Manchester United yang juga kompatriot Vidic, Nemanja Matic, yang pensiun dini dari Timnas Serbia dalam usia 32 tahun Agustus lalu demi berkonsentrasi dengan karier klubnya, melontarkan kritik keras terhadap FSS atas kekalahan Serbia dari Skotlandia dalam laga final playoff Piala Eropa 2020 awal bulan ini.
FSS sendiri saat ini dipimpin oleh Slavisa Kokeza, pebisnis sukses yang sempat menjadi pesepakbola dalam waktu singkat, sejak Mei 2016.
"Vida (Vidic) memimpin FSS adalah jalan terbaik untuk menyelamatkan sepakbola Serbia!" seru Matic dalam surat terbuka yang beredar di media Serbia, sebagaimana dilansir Tribal Football, Kamis (26/11/2020).
"Bukan berarti saya ingin seseorang kehilangan pekerjaannya, tetapi saya meminta Vida memimpin karena sangat yakin ia akan mengerahkan segenap kemampuannya untuk kepentingan sepakbola Serbia," sambung pengoleksi 48 caps bersama Timnas Senior Serbia itu.
Matic juga meminta Presiden Serbia, Aleksandar Vucic untuk memberi dukungan apabila Vidic pada akhirnya bisa jadi Presiden PSSI-nya Serbia.
"Ia butuh dukungan pemerintah juga, sebab bagi Serbia sepakbola juga hal yang penting," tutur Matic.
"Kita semua tahu Presiden Aleksandar Vucic penggemar olahraga, oleh karena itu saya ingin meminta bantuannya untuk meyakinkan Vida mau mengembang tugas besar mengembalikan sepakbola Serbia di tempat yang semestinya," pungkas eks gelandang jangkar Chelsea itu.
Semenjak Montenegro memisahkan diri, Serbia belum pernah lolos ke putaran final ajang iala Eropa dan kekalahan kontra Skotlandia dianggap sebagai pungkasan hasil buruk setelah mereka juga tersingkir di fase grup Piala Dunia 2018.
Baca Juga: Nominasi Pemain Terbaik FIFA 2020 Diumumkan, Simak Daftarnya
Nasib Ljubisa Tumbakovic sebagai pelatih kepala Timnas Serbia juga disebut-sebut berada di ujung tanduk, dan media-media Serbia melontarkan spekulasi Veljko Paunovic, manajer tim Divisi Championship Inggris Reading sebagai kandidat kuat penggantinya.
Berita Terkait
-
Bruno Fernandes Asyik Ngopi Bareng Tangan Kanan Ruben Amorim, Kode Mau Ikut Cabut?
-
Ole Gunnar Solskjaer Favorit Kuat, Eks Liverpool Usul MU Boyong Pelatih Ini
-
Dirumorkan Ogah Perpanjang Kontrak, Luis Enrique ke Manchester United?
-
Darren Fletcher Kembali Pimpin Manchester United saat Hadapi Brighton di Piala FA
-
Casemiro Blunder, Darren Fletcher Geleng-geleng, Gary Neville Murka
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Transfer BRI Super League: Persis Solo Bawa Pulang Alfriyanto Nico dari Persija
-
Persib Bandung dan APPI Gelar Charity "Dari Sepak bola untuk Sumatra"
-
Catat! Ini Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia pada Piala Asia Futsal 2026
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Persija Jakarta Hadirkan Terobosan Baru, Jembatani Sepak Bola dan Literasi Investasi
-
Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif
-
Kapan Pertandingan Perdana John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia?
-
Lamine Yamal Lampaui Haaland dan Mbappe Jadi Pemain Termahal Sejagat
-
Filosofi Permainan Cepat John Herdman Bisa Mengubah Gaya Timnas Indonesia Jadi Lebih Agresif
-
Borneo FC Tumbang dari Persita, Duel Klasik Persib vs Persija Penentu Juara Paruh Musim