Suara.com - Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengakui timnya memulai laga menghadapi Celtic dengan buruk. Namun dia senang karena I Rossoneri mampu mengakhirinya dengan senyum terkembang.
Laga Milan vs Celtic tersaji di matchday kelima Grup H Liga Europa, Jumat (4/12/2020) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Milan melakoni comeback hingga menang 4-2.
Pada pertandingan di San Siro, Italia itu, Milan mengawali laga dengan buruk. Baru 15 menit waktu berjalan, tim raksasa Italia itu langsung kebobolan dua gol.
Gol-gol Celtic dicetak Tom Rogic dan Odsonne Edouard. Rogic melesakan gol pertama pada menit ke-tujuh, dan tujuh menit berselang Eduard menggandakan keunggulan.
Namun, tim asuhan Stefano Pioli mampu bereaksi dengan cepat. Sebelum babak pertama rampung, Milan mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol-gol Hakan Calhanoglu dan Samuel Castillejo.
Selepas jeda, AC Milan tampil menggila. Mereka membalikan keadaan bahkan menang dengan skor 4-2 lewat gol-gol Jens Petter Hauge dan Brahim Diaz.
Hauge mencetak gol saat babak kedua baru berjalan lima menit, sedangkan Brahim Diaz memadamkan semangat Celtic lewat golnya di menit ke-82.
"Sebenarnya kami memulai pertandingan dengan baik tetapi kami membuat beberapa kesalahan dan membuat hidup kami lebih rumit," kata Stefano Pioli dikutip dari laman resmi UEFA, Jumat (4/12/2020).
"Saya pikir itu pelajaran yang baik untuk anak-anak kami, jadi mereka mengerti bahwa setiap bola itu penting dan Anda harus selalu melakukannya. tetap fokus di setiap momen pertandingan."
Baca Juga: AZ Alkmaar Vs Napoli Berakhir Imbang, Perebutan Tiket 32 Besar Memanas
Pioli mengaku senang bahwa Milan berhasil meraup tiga poin dan memastikan diri lolos ke babak 32 besar Liga Europa. Hal itu disebutnya penting di tengah jadwal pertandingan yang padat.
"Saya senang dengan kelolosan lebih awal karena kami memainkan beberapa pertandingan berturut-turut dan itu bagus untuk memiliki ruang bernafas," beber Pioli.
"Ini adalah tim yang hebat, kami semua senang bekerja sama untuk mencapai tujuan kami. Kami memiliki banyak pemain muda yang menghasilkan. pengalaman hebat dalam kompetisi ini," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Ole Romeny Ketagihan Gaya Main Timnas Indonesia Era John Herdman
-
4 Negara yang Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Rapor Mentereng Dony Tri Pamungkas, Bikin Pelatih Timnas Indonesia Terkesima
-
Titik Terang Polemik Paspor, 4 Pemain Timnas Indonesia Tak Akan Lama Dibekukan Klub Belanda
-
Frans Putros dan Patricio Matricardi Absen Lawan Semen Padang, Bojan Tak Khawatir
-
Bukan Calvin Verdonk, Pesan Pemain Senilai 12 Miliar Jadi Motivasi Dony Tri Pamungkas
-
Alasan Maarten Paes Lolos Sanksi 'Skandal Paspor' KNVB
-
Rahasia Dony Tri Pamungkas Gocek Dua Pemain Bulgaria Sampai Tabrakan
-
Dean James hingga Justin Hubner Terancam Tak Lagi Bisa Bela Timnas Indonesia Buntut Skandal Paspor
-
Justin Hubner Cuma Bisa Geleng-geleng Isu Paspor di Liga Belanda