Suara.com - Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengaku bahagia dengan performa tandang anak-anak asuhnya meski duo penyerang, Edinson Cavani dan Anthony Martial mengalami cedera saat menang 3-1 atas tuan rumah West Ham United.
Bermain di London Stadium, Minggu (6/12/2020) dini hari WIB, Manchester United menang 3-1 meski sempat tertinggal 0-1 di babak pertama.
Kebangkitan di babak kedua membuat Setan Merah berhasil meraup poin penuh dari lawatan ke London Timur kali ini.
Solskjaer sendiri pun berseri-seri lantaran comeback kembali dilakoni timnya di Liga Inggris dalam partai away. Ini menunjukkan determinasi dan karakter yang dimiliki Harry Maguire dan kawan-kawan.
"Tentu saja, saya sangat-sangat senang dengan performa tandang kami. Saya pikir performa kandang lumayan, tapi performa tandang memang luar biasa. Kami menjadi makin konsisten dan kami bermain lebih baik dengan permainan seperti ini. Saat Anda tertinggal 0-1, 0-2, para pemain masih percaya dan karakter itu penting," kata Solskjaer seperti dikutip Sky Sports.
Dengan kemenangan atas West Ham, Manchester United telah memenangkan lima pertandingan tandang pertama mereka di Liga Inggris 2020/2021 sehingga mampu mengumpulkan poin sempurna 15.
Sementara itu, terkait dengan alasan pergantian Cavani saat half-time dan Martial di awal babak kedua, Solskjaer menjelaskan jika hal itu harus dilakukan.
Cavani ditarik keluar digantikan Rashford, sedangkan Juan Mata menggantikan Martial di menit ke-62. Bruno Fernandes juga diturunkan saat half-time setelah secara mengejutkan dicadangkan oleh Solskjaer.
"Cedera, sangat disayangkan. Terkadang Anda mengalami cedera otot. Edi (Cavani) harus diganti karena cedera, semoga tidak terlalu buruk. Anthony juga. Bruno adalah bagian dari tim ini dan 45 menit sudah cukup," tutur Solskjaer.
Baca Juga: Klasemen Terbaru Liga Inggris, Chelsea Rebut Posisi Puncak
Solskjaer meyakini jika skuatnya kini telah menunjukkan kegigihan dan karakter, meski ia mengakui masih ada ruang untuk menjadi lebih baik.
"Sepakbola naik turun. Babak pertama kami kesulitan untuk mengimbangi serangan balik dan permainan mereka. Kami terlalu sering memberikan bola. Babak pertama yang buruk, babak kedua tentu saja mengubah suasana hati," kata Solskjaer.
"Kami bermain melawan tim yang bermain imbang dengan Manchester City, mengalahkan Leicester dan Wolves. Mereka tim yang bagus dan menyulitkan Anda. Saya sangat-sangat senang dengan penampilan itu. Pekan lalu kami tertinggal 0-2 di Southampton (Manchester United comeback untuk menang 3-2) dan ini (lawan West Ham) adalah langkah maju, kami hanya ketinggalan 0-1," pungkas pelatih berusia 47 tahun itu sambil bercanda.
Berita Terkait
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026