Suara.com - Wonderkid Persija Jakarta, Resa Aditya, kembali dipercaya Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, untuk mengikuti training camp (TC) di Sleman pada 6-23 Desember 2020.
Kepercayaan Bima Sakti tak ingin disia-siakan Resa. Dia punya motivasi tinggi dan beretkad untuk berlatih maksimal jelang Piala Asia U-16 yang direncanakan bergulir tahun depan.
"Sekali lagi pada TC ini saya harus maksimal. Terlebih waktu Piala Asia sebentar lagi jadi saya harus memberikan 100 persen," kata Resa dikutip dari laman reami klub.
Resa bukan satu-satunya pemain muda Persija yang mendapat kesempatan untuk mengikuti TC Timnas Indonesia U-16. Satu nama lainnya adalah Raka Cahyana Rizky.
Training camp yang memanggil 24 pemain muda dari berbagai klub ini dilakukan Timnas Indonesia U-16 ini sebagai persiapan jelang Piala Asia U-16 yang rencananya akan berlangsung di Bahrain pada 2021.
Indonesia merupakan satu-satunya negara dari Asia Tenggara yang tampil di kejuaraan tersebut. Skuat asuhan Bima Sakti ini tergabung di Grup D bersama Jepang, Arab Saudi dan Cina.
Bima Sakti menjelaskan materi TC pada periode Desember masih berkutat pada peningkatan kondisi fisik dan menambal kekurangan dari pemusatan latihan sebelumnya.
Sebelum TC kali ini, Timnas Indonesia U-16 disebut Bima masih perlu pemolesan dalam hal koordinasi antara lini yang terutama di barisan pertahanan.
"Itu yang nanti akan terus kami perbaiki, dan saya tidak akan pernah merasa puas, saya yakin dengan potensi yang ada di tim ini, selalu bisa lebih baik dan siap menghadapi turnamen dikemudian harinya," ujar Bima.
Baca Juga: Serdy dan Yudha Tersandung Masalah, Fakhri Husaini: Hadapi Secara Ksatria!
Di Piala Asia U-16 nanti, Timnas Indonesia U-16 diharapkan bisa mencapai babak semifinal. Dengan begitu, skuat Merah Putih bisa tampil di Piala Dunia U-17 2021 di Peru.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey