Suara.com - Gelandang muda Persib Bandung Beckham Putra Nugraha harus menjalani terapi serta istirahat selama sebulan penuh akibat mengalami cedera lutut ketika menjalani pemusatan latihan bersama timnas U-19.
Dikutip dari laman resmi klub dari Jakarta, Senin, Beckham awalnya dikhawatirkan mengalami cedera parah berkepanjangan. Akan tetapi setelah dilakukan pemeriksaan melalui metode magnetic resonance imaging (MRI) diketahui bahwa masalah cedera yang dialami Beckham adalah meniskus.
"Dari hasil MRI dan pemeriksaan klinis orthonya, ada gambaran cedera di meniskusnya dan MCL (medial collateral ligament) ringan. Disarankan beristirahat dan terapi konservatif," kata dokter tim Persib Rafi Ghani yang menangani Beckham.
Dalam masa pemulihan ini, Rafi selalu berkoordinasi dan melaporkan perkembangan terbaru dari proses pemulihan cedera Beckham. PSSI berharap Beckham dapat sembuh dalam waktu cepat.
"Observasi masih kami lakukan bersama tim medis dari timnas. Saran dari timnas, akan dipantau dalam satu bulan ke depan," katanya seperti dimuat Antara.
Dalam masa pemulihan, Beckham harus menghindari aktivitas berat agar penyembuhan cedera berjalan cepat. Terapi ringan untuk perlahan menguatkan kakinya juga akan dilakukan oleh Beckham namun harus sepengetahuan tim dokter.
Sebelumnya, Beckham mengalami cedera saat awal mengikuti pemusatan latihan timnas U-19 di Jakarta. Ia langsung menepi saat merasakan sakit di bagian lutut.
Adik dari sesama pemain Persib Gian Zola Nugraha itu memilih pulang ke Bandung agar dekat dengan keluarga dan proses penyembuhan berjalan lancar dan PSSI mengizinkannya.
Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengungkapkan harapannya agar Beckham bisa tampil pada Piala Asia U-19 maupun Piala Dunia U-20. Sebab, kesempatan itu menjadi amat langka bagi Indonesia untuk tampil bersama sejumlah negara terbaik.
Baca Juga: Alasan Timnas U-19 Tak Gelar Pertandingan Uji Coba Saat TC di Jakarta
"Itu adalah mimpi bagi setiap pemain muda dan saya hanya berharap pada Beckham bisa kembali pulih. Kami mendukung dia sebisa mungkin," kata Robert.
Berita Terkait
-
Belum Genap Sepekan, Igor Tolic Sudah Keluhkan Lapangan Latihan Persib
-
Gabung Persija, Aqil Savik Akui Sempat Minta Restu Istri dan Keluarga di Bandung
-
Latihan Dimulai! Igor Tolic Puas Lihat Perkembangan Kondisi Pemain Persib
-
Adam Alis Yakin Persib Bandung Berjaya di Asia, Kedatangan Sandy Walsh dan Ragnar Jadi Modal Besar
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia
-
Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia
-
Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan
-
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
-
Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor
-
Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka
-
Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat
-
Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia
-
Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu