Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengungkapkan bahwa salah satu klub di Thailand tertarik untuk meminjam Febri Hariyadi di masa off kompetisi Liga 1 2020-2021 ini. Akan tetapi, sang winger menolak tawaran dan memilih bertahan bersama Maung Bandung.
Seperti dilansir Antara, Selasa (8/12/2020), Robert yang menerima surat tawaran itu langsung berdiskusi dengan Febri Hariyadi. Namun, winger Timnas Indonesia itu nyatanya membuktikan loyalitasnya bersama Persib.
"Tawaran resmi yang kami terima adalah dari sebuah klub Thailand untuk Febri (Hariyadi). Saya telah berbicara secara langsung dengan Febri tentunya, tapi untuk saat ini dia mengatakan bahwa dia tidak tertarik dengan tawaran tersebut," papar Robert.
Pelatih berpaspor Belanda itu pun mengungkapkan alasan Febri menolak. Pertama, karena ia tidak mau hengkang ke klub lain dengan status pinjaman.
Selain itu, Febri mempertimbangkan untuk bertahan di Persib karena kompetisi sepakbola Indonesia dijadwalkan akan digulirkan kembali awal tahun depan.
Robert sendiri sejatinya tak akan menghalang-halangi anak asuhnya berkarier di luar negeri. Sebab, peluang itu bakal membuat sang pemain lebih matang. Adapun penolakan berdasarkan keinginan dari sang pemain sendiri.
"Setelah kami berdiskusi, Febri mengatakan bahwa dia belum siap untuk pindah ke Thailand. Alasannya, karena dia harus pergi dengan status pinjaman dan dia melihat liga di Indonesia kabarnya akan dimulai bulan Februari tahun depan," tutur Robert.
"Jadi, dia mengatakan waktunya sangat singkat bagi dia bermain di Thailand, untuk kemudian kembali lagi bersama Persib," tukasnya.
Saat ini para pemain Persib masih diliburkan dari aktivitas latihan bersama. Mereka hanya menjalani latihan mandiri seperti saat awal penangguhan kompetisi pada Maret 2020 lalu.
Baca Juga: Chelsea Jamu Krasnodar, Kepa Bakal Main Lagi, Ziyech Absen
Rencananya, Supardi dan kawan-kawan akan dikumpulkan pada awal Januari 2021.
Berita Terkait
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung
-
Federico Barba: Persib Bakal Comeback dari Ratchaburi FC!
-
Kalah dari Ratchaburi FC, Umuh Muchtar Nilai Persib Bandung Tidak Beruntung
-
Kurzawa dan Castel Belum Nyetel, Pelatih Persib Minta Bobotoh Bersabar Usai Kekalahan di Thailand
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia