Suara.com - Manchester United (MU) bersiap menjalani partai hidup mati kontra jagoan Bundesliga Jerman, RB Leipzig di matchday pamungkas fase grup Liga Champions 2020/2021.
Setan Merah hanya butuh hasil seri di Red Bull Arena, Leipzig, Rabu (9/12/2020) dini hari WIB nanti untuk lolos ke babak 16 besar.
Akan tetapi, kekalahan di laga terakhir Grup H ini akan jadi mimpi buruk bagi Manchester United, dengan mereka akan turun kasta ke babak 32 besar Liga Europa 2020/2021.
Well, meski hanya perlu hasil seri untuk mengamankan tiket ke fase gugur Liga Champions musim ini, gelandang serang Manchester United, Juan Mata menegaskan timnya tetap akan mengincar poin penuh alias kemenangan di Red Bull Arena.
Playmaker mungil asal Spanyol itu menegaskan Setan Merah akan tampil all-out dan berusaha keras memetik hasil positif.
"Saya rasa pertandingan di Jerman ini layaknya partai final bagi kami di Liga Champions," ucap Mata menyadur laman resmi Manchester United.
"Situasinya kini cukup menegangkan bagi kami setelah start yang sangat baik di grup (H) ini. Faktanya kami cuma membutuhkan hasil seri, tapi karena kami menganggap laga ini sebagai laga final, maka kami tentunya mengincar kemenangan. Kami akan tetap berusaha mengambil tiga poin, kami akan tampil all-out," celotehnya.
"Kami ingin meraih kemenangan karena kami juga ingin finis sebagai juara grup. Peluang itu masih terbuka. Apa pun, pertandingan ini akan berjalan sangat sulit. Mereka (RB Leipzig) memainkan sepakbola yang bagus dalam beberapa tahun terakhir."
"Semoga saja pertandingan ini akan jadi pertandingan yang bagus bagi para penggemar sepakbola, terutama untuk penggemar Manchester United," pungkas pemain berusia 32 tahun itu.
Baca Juga: RB Leipzig vs MU: Pogba Ikut ke Jerman, Cavani dan Martial Absen
Dengan satu matchday tersisa, Manchester United berada di posisi kedua klasemen Grup H, di atas RB Leipzig yang berada di peringkat ketiga dan di bawah PSG yang berada di puncak. Ketiga tim mengoleksi poin identik, yakni 9.
Yang perlu dicatat, jika Manchester United kalah dini hari nanti dari RB Leipzig, sementara di saat bersamaan PSG kalah di kandang sendiri melawan Istanbul Basaksehir, maka PSG akan tetap lolos ke babak 16 besar berkat keunggulan head-to-head atas Manchester United.
Berita Terkait
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
-
Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Manchester United yang Ketiban Sial
-
Kunjungi Indonesia, Legenda MU Edwin van der Sar Soroti Masa Depan Skuad Garuda
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Diatur? Ada Dugaan FIFA Kunci Argentina sebagai Juara
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia