Suara.com - Kiper muda Persib Bandung yang dipanggil ikut training camp (TC) Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2021, Muhammad Aqil Savik bertekad untuk membuktikan kualitas yang dimilikinya di hadapan pelatih Shin Tae-yong agar bisa masuk ke daftar skuat akhir Garuda Muda --julukan Timnas U-23.
"Bersyukur karena kembali dipanggil timnas. Pemusatan latihan nanti pastinya harus dimaksimalkan dan saya harus bekerja keras," ujar Aqil seperti dimuat laman resmi klub Persib, Minggu.
Aqil dan 35 pemain lain akan mengikuti program pemusatan latihan di Jakarta, 20-31 Desember. Bagi Aqil, pemanggilan ini bukanlah yang pertama setelah sebelumnya pernah memperkuat timnas di Piala Asia U-19.
Melihat kondisi kebugarannya, ia mengaku siap untuk mengikuti pemusatan latihan meskipun tidak ada latihan bersama beberapa bulan terakhir ini. Latihan mandiri yang terukur beberapa pekan sebelumnya menjadi bekal Aqil untuk bersaing dengan pemain lain.
"Saya latihan mandiri dan minggu-minggu kemarin selalu menyempatkan untuk cross country di Lembang," kata Aqil.
Pelatih kiper Persib Bandung, Luizinho Passos pun girang bahwa anak didiknya bisa dipanggil timnas. Passos meminta agar Aqil tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan itu.
"Kami sangat bahagia mendengar kabar itu. Setiap pemain bekerja untuk memenuhi impian bergabung bersama timnas. Aqil akan mengambil kesempatan untuk memperlihatkan kemampuannya," kata Passos.
Sebelumnya, dari 36 nama-nama itu mayoritas merupakan pemain yang tampil di ajang SEA Games 2019 Filipina seperti Osvaldo Haay, Asnawi Mangkualam Bahar, Saddil Ramdani, Nadeo Argawinata dan Egy Maulana Vikri.
Egy, yang bermain untuk klub Polandia Lechia Gdansk, bukan satu-satunya pemain dari luar negeri yang dipanggil Timnas Indonesia U-23 untuk TC SEA Games 2021.
Baca Juga: Dipanggil Ikuti TC Timnas Indonesia, Syahrian Abimanyu Siap Kerja Keras
Selain pesepakbola berposisi gelandang serang itu, Shin Tae-yong juga memasukkan nama Todd Ferre (Lampang FC, Thailand) dan Ryuji Utomo (Penang FA, Malaysia).
Tag
Berita Terkait
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung
-
Federico Barba: Persib Bakal Comeback dari Ratchaburi FC!
-
John Herdman Nganggur Setahun di Timnas Usia Muda, Sebuah Keuntungan atau Kerugian?
-
Kalah dari Ratchaburi FC, Umuh Muchtar Nilai Persib Bandung Tidak Beruntung
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan