Bola / Bola Indonesia
Senin, 18 Mei 2026 | 17:13 WIB
Bek asing Borneo FC, Cleylton Santos tetap mengapresiasi perjuangan seluruh tim sepanjang pertandingan melawan Persijap Jepara. [Instagram @cleylton_santos]
Baca 10 detik
  • Borneo FC bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Minggu, 17 Mei 2026.
  • Hasil imbang tersebut membuat peluang Borneo FC meraih gelar juara Super League 2025/2026 menjadi semakin sulit.
  • Borneo FC akan menghadapi Malut United pada 23 Mei 2026 sambil berharap Persib Bandung mengalami kekalahan laga terakhir.

Suara.com - Borneo FC masih menyimpan harapan tipis untuk menjadi juara BRI Super League 2025/2026.

Meski peluang semakin berat, skuad Pesut Etam belum menyerah dan kini berharap adanya keajaiban pada pekan terakhir kompetisi, termasuk kekalahan Persib Bandung di laga pamungkas.

Harapan itu muncul setelah Borneo FC hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara pada pekan ke-33 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (17/5/2026) malam.

Hasil tersebut membuat posisi Borneo FC Samarinda dalam perburuan gelar semakin sulit. Namun, pemain asing mereka, Cleylton Santos, tetap mengapresiasi perjuangan seluruh tim sepanjang pertandingan.

Menurut Cleylton, laga berjalan sangat berat karena Persijap tampil disiplin sejak menit awal dan mendapat dukungan penuh dari suporternya.

“Saya sangat setuju dengan apa yang disampaikan Coach Fabio Lefundes. Babak pertama memang menjadi pertandingan yang sedikit sulit bagi kami, tetapi kami kembali bermain lebih baik di babak kedua,” kata Cleylton di laman I.League.

Memasuki paruh kedua pertandingan, Borneo FC mulai meningkatkan tekanan dan tampil lebih agresif demi menjaga peluang juara tetap terbuka.

Namun berbagai peluang yang tercipta gagal berbuah gol hingga pertandingan usai. Situasi itu membuat Borneo FC kini harus menggantungkan harapan kepada hasil pertandingan Persib di pekan terakhir.

“Di akhir pertandingan kami mencoba melakukan sesuatu yang cukup berani seperti yang dia katakan," kata Cleylton.

Baca Juga: Igor Tolic Sebut Comeback Dramatis Lawan PSM Sudah DNA Persib

"Memang sekarang situasinya menjadi sedikit lebih sulit dibanding sebelumnya, tetapi kami masih punya satu pertandingan kandang lagi dan kami harus melakukan bagian kami sendiri, terlepas dari apa yang akan terjadi di tempat lain,” imbuhnya.

Meski kans juara semakin kecil, Cleylton menegaskan para pemain tetap bangga dengan perjalanan Borneo FC musim ini.

Ia menilai tim sudah menunjukkan kerja keras dan konsistensi hingga mampu bersaing di papan atas sampai akhir kompetisi.

“Kami tahu bahwa yang kami butuhkan adalah mereka kalah dan kami menang," jelasnya.

"Kami tahu hari ini kami sudah mengerahkan seluruh kemampuan dan usaha maksimal di lapangan dan kami harus bangga akan hal itu,” tegasnya.

Kini fokus Borneo FC tertuju pada laga terakhir menghadapi Malut United FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (23/5/2026).

Load More