Suara.com - Gelandang Persija Jakarta, Evan Dimas Darmono, mengaku bangga setelah dipanggil Shin Tae-yong untuk mengikuti training camp (TC) Timnas Indonesia untuk SEA Games 2021.
Evan Dimas jadi satu dari 36 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong untuk menjalani training camp di Jakarta, pada 20-31 Desember 2020.
Pemain 25 tahun itu mengaku sangat antusias mengikuti TC Timnas Indonesia ini. Apalagi, sudah lama eks pemain Bhayangkara Solo FC ini tak berlatih bersama-sama di lapangan.
"Sangat senang dan bangga dengan pemanggilan TC Timnas Indonesia ini. Tentunya saya memiliki keinginan memberikan yang terbaik selama berada di Timnas Indonesia," kata Evan Dimas dilansir dari laman resmi Persija.
Terkait dengan kondisinya saat ini, pemain yang juga pernah membela klub Malaysia, Selangor FA itu mengaku tidak masalah dengan kondisi fisiknya.
Pasalnya, ia rutin berlatih secara mandiri di kediamannya lewat materi yang diberikan tim pelatih Persija Jakarta.
Evan menegaskan bahwa dia siap memberikan kemampuan terbaik di hadapan pelatih Shin Tae-yong.
"Saya tidak mengalami kendala dalam hal fisik. Hal ini karena selama latihan mandiri selalu menjaga kebugaran, sehingga saya siap berlatih maksimal di Timnas,” tambahnya.
SEA Games 2021 akan berlangsung pada November tahun depan. Selain itu untuk Timnas U-23 akan berlaga di Piala AFF dan Kualifikasi Piala Asia.
Baca Juga: Kisruh Slot Piala AFC 2021, Persipura Minta PSSI Waspada dengan Orang Dekat
Adapun untuk Timnas Indonesia senior masih punya beberapa agenda pertandingan lagi tepatnya di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar