Suara.com - Petinju kelas berat Anthony Joshua menganggap dua mantan pemain Manchester United, Roy Keane dan Eric Cantona cocok untuk bertarung di atas ring.
Disadur dari Sportbible pada Kamis (24/12/2020), sebagai bagian dari konten video DAZN, Anthony Joshua ditanya siapa pesepak bola yang menurutnya bisa beralih sebagai petinju.
Tanpa pikir panjang, Joshua menjelaskan bahwa dua legenda Manchester United, yaitu Roy Keane dan Eric Cantona bisa menjadi petinju yang hebat.
"Jika saya memilih pesepak bola yang bisa menjadi petinju hebat, dia adalah Roy Keane. Manchester United membutuhkan seseorang seperti dia, untuk masuk ke sana dan mengatakan apa adanya. Dalam tinju itu tipe orang yang cocok," ucap Joshua.
Tak hanya itu, Joshua menyebutkan Eric Cantona juga punya potensi untuk menjadi petinju hebat. Sebab, Joshua menilai Cantona adalah pemain yang memiliki aura juara.
Sementara itu, pilihan Anthony Joshua nampaknya akan tepat jika Roy Keane menekuni tinju. Di masa mudanya, Keane memang sempat bertinju.
Hebatnya Keane merupakan petinju yang hebat di masa kecil. Sebagai anak sekolah dia tidak pernah terkalahkan dalam ajang tinju di kampung halamannya, Cork, Irlandia.
Namun, setelah tumbuh dewasa pemain yang menjadi kapten Manchester United akhirnya meninggalkan tinju karena fokus untuk bermain sepak bola dan menjadi pemain profesional.
Pilihan Keane menjadi pesepak bola juga berbuah manis karena dia juga memiliki banyak prestasi. Tercatat Keane pernah membantu Manchester United meraih tujuh trofi Liga Inggris dan satu gelar Liga Champions.
Baca Juga: TC di Spanyol, Shin Tae-yong Ubah Daftar Pemain Timnas Indonesia U-19
Berita Terkait
-
Roy Keane Sebut Arsenal Tim Lembek Tanpa Karakter, Singgung soal Degradasi
-
Roy Keane: Pogba Cs Bakal Buat Ole Gunnar Solskjaer Dipecat
-
Mental Harry Maguire Terpuruk, Keane: Manchester United Wajib Hibur
-
Roy Keane: Ole Gunnar Solskjaer Bisa Dipecat Akhir Musim Ini
-
Dibandingkan dengan Eric Cantona, Begini Respons Bruno Fernandes
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik