Suara.com - Legenda Manchester United yang kini dikenal sebagai pandit yang vokal dalam mengkritik, Roy Keane, menghujat habis Arsenal. The Gunners baru saja menelan kekalahan kandang dari Wolves dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021.
Bermain di Emirates Stadium, London, Senin (30/11/2020) dini hari WIB, Arsenal dipermalukan sang tamu dengan skor 1-2.
Ini adalah kekalahan kelima pasukan Mikel Arteta dari 10 pertandingan yang telah mereka lakoni di Liga Inggris musim ini.
The Gunners pun saat ini terdampar di peringkat ke-14 papan klasemen, hanya terpaut delapan poin dari zona merah, yang bisa mengecil menjadi enam jika Fulham memenangi laga pekan ke-10 mereka melawan Leicester City dini hari nanti.
Di bawah komando Arteta, Arsenal baru saja mencatatkan start terburuk mereka di pentas Liga Inggris sejak kampanye 1981/1982 silam.
Di Liga Inggris musim ini, Arsenal telah lima kalah dan baru empat kali menang plus sekali seri dalam 10 laga awal mereka.
Kekalahan teranyar dari Wolves adalah kekalahan ketiga pasukan Arteta di Emirates Stadium secara back-to-back.
Jumlah kekalahan lebih banyak dari raihan kemenangan saat kompetisi sudah hampir sepertiga musim, tentu ini adalah catatan yang memalukan bagi tim sekelas Arsenal.
Usai kekalahan Wolves, Roy Keane sendiri tak bisa mengerem diri untuk tidak mengkiritik habis Arsenal.
Baca Juga: Tengkorak Raul Jimenez Retak, David Luiz: Cepat Sembuh Bro!
Pria 49 tahun yang dahulu disebut-sebut sebagai gelandang jangkar terbaik di Liga Inggris itu menyebut Arsenal sebagai tim yang lembek dan tanpa karakter.
Tak ketinggalan, Keano, begitu ia akrab disapa, juga menyinggung soal potensi Arsenal terdegradasi!
"Saya sudah lama berkomentar soal ini terkait Arsenal, dan saya kira penilaian saya tetap sama. Mereka tim yang lembek, tanpa karakter. Sama sekali tak ada sosok pemimpin dalam tim," celoteh Keane saat menjadi pandit untuk Sky Sports, Senin (30/11/2020).
"Para pemainnya sendiri tidak cukup bagus, sesimpel itu. Sekali lagi, saya kira tim ini terlalu lembek. Untuk saat ini, mungkin karena kurangnya kepercayaan diri."
"Saya tidak melihat perjuangan seperti yang pernah dibicarakan sang manajer (Arteta). Saya tidak melihat determinasi untuk meraih hasil."
"Soal degradasi, saya pikir form mereka saat ini adalah form tim yang bertarung di zona degradasi, tim papan bawah. Tapi, sejujurnya saya pikir mereka masih punya cukup kualitas untuk menghindari itu (terdegradasi). Saya pikir mereka masih aman," tutup Keane tanpa tedeng aling-aling.
Berita Terkait
-
Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia
-
Tinggalkan Arsenal, Leandro Trossard Gabung Besiktas dengan Kontrak 3 Tahun
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
-
Trossard Tunda Bahas Masa Depan di Arsenal, Besiktas dan Klub Arab Saudi Berminat
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra