Suara.com - Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri membeberkan cara untuk menjaring talenta-talenta muda untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2023.
Timnas Indonesia U-19 didikan Shin Tae-yong saat ini tak bisa tampil di kejuaraan tersebut lantaran sudah melewati batas usia yang sudah ditentukan pada 2023 mendatang.
Diberitakan sebelumnya, FIFA mengumumkan pembatalan gelaran Piala Dunia U-20 2021. Meski demikian, FIFA tetap memilih Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 mendatang.
Tak hanya U-20, FIFA juga membatalkan Piala Dunia U-17. Sama seperti Indonesia, Peru akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 pada 2023.
Tentu, hal ini jadi pekerjaan rumah bagi PSSI karena harus menyiapkan skuat yang baru. Padahal, saat ini persiapan Timnas Indonesia U-19 menatap Piala Dunia U-20 2021 sudah berjalan.
Indra Sjafri mengatakan PSSI bakal menyiapkan kompetisi usia muda yang bertujuan mencari pemain Timnas Indonesia U-19 untuk Piala Dunia U-20 2023.
Mengingat waktu yang terbilang masih lama, PSSI berharap bisa mendapatkan pemain-pemain terbaik.
"Kita akan menyiapkan kompetisi buat sumber pemain-pemain tersebut. Mulai dari kompetisi usia muda di 2021 seperti Piala Soeratin dan Elit Prco Academy," kata Indra Sjafri saat dihubungi Suara.com, Jumat (25/12/2020).
Meski gelaran Piala Dunia U-20 2021 batal bergulir, Timnas Indonesia U-19 asuhan Shin Tae-yong tetap melakukan persiapan seperti biasa.
Baca Juga: Dipimpin Shin Tae-yong, Saddil Yakin Timnas Indonesia Sukses di SEA Games
Pasalnya, Timnas U-19 punya agenda lain yakni Piala Asia U-19 2020 yang dijadwalkan bergulir Maret 2021.
Skuat Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- juga akan berangkat ke Spanyol untuk menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC). David Maulana dan kawan akan berangkat pada 26 Desember 2020 malam dari Jakarta menuju Barcelona.
Timnas U-19 akan berlatih di Spanyol hingga 31 Januari 2021. Selain berlatih, Witan Sulaeman dan kawan-kawan juga akan melakoni laga uji coba selama berada di Negeri Matador.
Berita Terkait
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Media Italia Beberkan Keuntungan Juventus Andai Merekrut Emil Audero
-
Maarten Paes Mulai Tersisih di Ajax, Ter Stegen Kini Jadi Kiper Utama di 2 Kompetisi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rice Cooker Cosmos Ada Berapa Ukuran? Ini Daftar Lengkapnya untuk Keluarga Muda dan Pebisnis
-
5 Rekomendasi Hybrid Sunscreen Lokal Terbaik Tanpa Whitecast dan Efek Kusam sesuai Review
-
Prabowo Pimpin Rapat Karhutla Kalimantan: Siapa yang Bisa Kasih Saya Presentasi?
-
KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing
-
Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan
-
Kredit Mobil Brio: Berapa Gaji Minimal yang Aman? Begini Simulasinya
-
Jangan Ukur Keberhasilan Politik dari Banyaknya Rapat dan Sorotan Kamera
-
Karhutla Kalimantan Makin Parah, Airlangga: Kegiatan Ekonomi Terganggu
-
9 Rekomendasi Skin Tint Ringan untuk Tampilan Segar dan Anti Dempul
-
KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot