Riedl meninggal dunia di usia 70 tahun. Sebelum berpulang sosok yang akrab disapa Opa ini memang sedang mengalami sakit-sakitan.
Meski gagal mempersembahkan trofi, Riedl tercatat tiga kali menangani Timnas Indonesia pada 2010, 2014, dan 2016. Prestasi terbaik pria asal Austria itu adalah membawa skuat Garuda menjadi runner up PIala AFF 2010 dan 2016.
Daryono
Kiper Badak Lampung FC, Daryono, menghembuskan nafas terakhir pada 9 November 2020. Kiper yang membantu Persija Jakarta meraih juara Liga 1 2018 itu meninggal karena sakit.
Kiper berusia 26 tahun tersebut dikabarkan menderita sakit demam berdarah (DBD) sejak pertengahan Oktober lalu. Ia dimakamkan di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, secara militer mengingat yang bersangkutan adalah anggota TNI AL.
Sosok Daryono sangat lekat dengan Persija Jakarta meski sudah menjadi bagian Badak Lampung sejak 2019. Ia adalah pemain binaan Persija U-21 sejak 2012 sampai akhirnya promosi ke tim senior Persija.
Namun, Daryono kalah bersaing dengan Andritany sebagai penjaga gawang utama yang membuatnya memutuskan hengkang ke Badak LAmpung setelah membantu Macan Kemayoran --julukan Persija-- mendapatkan trofi Liga 1 2018.
Henk Wullems
Henk Wullems, mantan pelatih Timnas Indonesia asal Belanda meninggal pada 18 Agustus 2020. Ia meninggal dunia karena sakit di usia 84 tahun.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo: Saya Tak Paksa Cristiano Jr Jadi Pemain Bola
Wullems menginjakan kakinya di Indonesia pertama kali pada 1995. Lelaki kelahiran 21 Januari 1936 itu menerima tawaran menjadi juru taktik Mastrans Bandung Raya.
Pada musim pertamanya melatih Bandung Raya, Wullems sukses mempersembahkan gelar Liga Indonesia 1995/1996. Satu tahun berselang, ia ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Wullems menangani Timnas Indonesia pada periode 1996-1998. Di bawah asuhannya, skuat Garuda --julukan Timnas Indonesia-- meraih medali perak di SEA Games 1997.
Di tahun 1999, Wullems direkrut menjadi pelatih PSM Makassar dan sukses membawanya menjadi kampiun Liga Indonesia 1999/2000. Ia juga tercatat pernah menukangi Persikota Tangerang dan sempat menjadi caretaker di Arema Malang serta PSM.
Sofyan Hadi
Nama Sofyan Hadi terkenal sebagai pemain sekaligus pelatih sukses bagi Persija Jakarta. Ia meninggal dunia pada 11 Maret 2020.
Saat masih aktif bermain, Sofyan Hadi memberikan tiga gelar bagi Macan Kemayoran --julukan Persija-- pada 1973, 1975, dan 1979.
Keberhasilan Sofyan lanjut kala menukangi tim kesayangan Jakmania ini pada 2001. Ia berhasil membawa Bambang Pamungkas dan kawan-kawan menjuarai Liga Indonesia pada musim itu.
Selain sukses sebagai pemain dan pelatih Persija, Sofyan Hadi juga termasuk ke dalam skuat timnas Indonesia Pra-olimpiade 1976.
Satia Bagdja
Mantan pelatih Timnas Putri Indonesia Satia Bagdja meninggal dunia pada 3 Agustus 2020. Satia Bagdja Itjatna meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Bekasi, Jawa Barat, pada hari Senin sekitar pukul 20.45 WIB karena sakit.
Selama berkarier Satia memiliki kedekatan dengan pelatih Madura United Rahmad Darmawan. Satia kerap kali mendampingi sosok yang akrab disapa RD itu dalam menukangi klub.
Satia pernah diajak RD menjadi asisten pelatih saat membesut timnas Indonesia, Persija Jakarta, bahkan T-Team di Malaysia. Satia adalah pelatih Timnas Indonesia pada Asian Games dan Piala AFF Wanita 2018.
Tag
Berita Terkait
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Tragedi Nobar Piala Dunia 2026: Suporter Yordania Tewas Terinjak-injak
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey