Suara.com - Pelatih Juventus, Andrea Pirlo menyatakan bakal menikmati pertandingan spesial timnya melawan AC Milan, yang pernah diperkuatnya dalam lebih dari 400 penampilan sebagai pemain.
Meski demikian, tak ada sentimental di sini. Ya, Pirlo ngotot membawa Juventus mempecundangi AC Milan, demi membangkitkan harapan juara Liga Italia Serie A yang ke-10 berturut-turut bagi Bianconeri.
Di laga giornata ke-16 Liga Italia 2020/2021, Kamis (7/1/2021) dini hari WIB nanti, Juventus akan bertandang ke San Siro markas AC Milan, yang kini memuncaki klasemen sementara.
Juventus asuhan Pirlo sendiri masih tertahan di peringkat kelima klasemen, terpaut 10 poin di belakang AC Milan meski mereka memainkan pertandingan lebih sedikit.
Pirlo, sambil menantikan pertandingan di San Siro di mana dia bermain selama 10 tahun pada periode 2001-2011, menyebut pentingnya perburuan gelar juara itu bagi Juventus.
"Besok akan menjadi malam yang istimewa bagi saya, setelah mengalami banyak kenangan bersama Milan," kata Pirlo seperti dimuat football-italia.
"Itu luar biasa sebagai pemain dan saya pikir akan sama saja dengan seorang pelatih," sambung allenatore berusia 41 tahun itu.
"Untuk Juventus, kami tahu pentingnya pertandingan ini. Saya dan kami semua ingin menang, ini target utama kami. Bagi saya pribadi, tak ada nostalgia di sini meski lawannya adalah Milan. Kami menginginkan poin penuh," tegasnya.
"Milan vs Juventus selalu menarik sebagai pemain dan tentunya saat menjadi pelatih. Kami akan melakukan yang terbaik, tapi saya rasa pertandingan nanti memang belum menentukan untuk sisa kompetisi," tandas Pirlo.
Baca Juga: Chelsea Masih Belum akan Pecat Frank Lampard
Pirlo adalah eks pemain Juventus, namun mantan maestro lapangan tengah itu lebih tepat dilabeli sebagai legenda AC Milan.
Sebagai pemain, Pirlo membela panji Juventus pada 2011-2015, dengan menggondol empat gelar Scudetto secara beruntun serta satu Coppa Italia.
Sementara dalam periode 2001-2011 bersama AC Milan, Pirlo memenangi dua Scudetto, satu Coppa Italia, dua Liga Champions, dua Piala Super Eropa, serta satu gelar Piala Dunia Antarklub.
Berita Terkait
-
Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
-
Klub Orang Indonesia Datangkan Pemain Barcelona Andres Cuenca
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya
-
XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!
-
7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Usai Dipecundangi Vietnam: Finishing Buruk, Pertahanan Bocor