Suara.com - Keberangkatan Amiruddin Bagus Kahfi untuk bergabung dengan FC Utrecht hanya tinggal menunggu waktu. Visa yang selama ini menjadi kendala, saat ini sudah selesai, dan Bagus tinggal menunggu waktu untuk bertolak ke Belanda.
Seperti diketahui, Bagus akan berseragam FC Utrecht. Namun, lebih dahulu akan bermain di tim junior Utrech alias Jong Utrecht.
Bersama tim asal Belanda tersebut, saudara kembar Amiruddin bagas Kaffa ini dikontrak selama 18 bulan. Kemungkinan, Bagus akan berangkat ke Negeri Kincir Angin pada akhir Januari 2021.
Bagus saat ini fokus mnyelesaikan proses terapi untuk memastikan cedera parah yang dialaminya beberapa waktu lalu sembuh total.
"Alhamdulillah, visa kerja saya sudah jadi. Mudah-mudahan semua berjalan lancar," kata Bagus Kahfi saat dihubungi oleh awak media lewat pesan WhatsApp, Jumat (15/1/2021).
"Untuk berangkat tunggu saja ya, saya pasti kabari lagi soal keberangkatan saya. Sekarang saya juga ada terapi sedikit lagi di Jakarta, mungkin setelah terapi baru berangkat ke Belanda," jelasnya.
Keberadaan Bagus di Belanda menambah deretan pemain Indonesia yang berkarier di Eropa.
Sebelumnya ada Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk-Polandia), Witan Sulaiman (Radnik Surdulica-Serbia), dan Brylian Aldama (HNK Rijeka-Kroasia).
"Saya minta doanya saja semoga semua lancar," pungkas pemain berusia 18 tahun tersebut.
Baca Juga: Hukum Edinson Cavani atas Kasus Rasisme, FA Serang Budaya Uruguay?
Kepindahan Bagus ke FC Utrecht sempat menuai polemik. Pasalnya sang pemain masih terikat kontrak dengan Barito Putera.
Sementara FC Utrecht tidak mau membayar sisa kontrak Bagus di Barito Putera. Setelah melalui komunikasi yang cukup panjang, akhirnya barito Putera merelakan Bagus Kahfi pergi secara cuma-cuma.
Berita Terkait
-
Eks Pemain Keturunan Indonesia Gagalkan Patrick Kluivert Acak-acak Timnas Belanda
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert: Tunggu Telepon Tak Kunjung Pasti Berujung Sakit Hati
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
Tak Dilirik John Herdman, Pemain Keturunan Dean Zandbergen Kini Diminati Tim Elit Eredivisie
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!