-
FC Utrecht membidik penyerang keturunan Indonesia Dean Zandbergen dari VVV-Venlo seharga 400 ribu euro.
-
Striker 24 tahun tersebut tampil tajam dengan mencetak 15 gol sepanjang musim 2025/2026.
-
PSSI belum memberikan konfirmasi resmi terkait kelanjutan proses naturalisasi Zandbergen ke Timnas Indonesia.
Suara.com - Dean Zandbergen semakin menunjukkan perkembangan positif dalam kariernya di sepak bola Eropa. Striker pemain keturunan Indonesia itu kini dilaporkan masuk radar FC Utrecht yang berkompetisi di Eredivisie.
Ketertarikan tersebut muncul setelah Zandbergen tampil konsisten dan produktif bersama VVV-Venlo. Penyerang berusia 24 tahun itu dinilai mampu menjadi tambahan kekuatan bagi lini depan FC Utrecht untuk menghadapi musim 2026/2027.
Media Belanda, Utrecht Primeur, menjadi pihak yang mengabarkan keterkaitan tersebut. FC Utrecht disebut mulai mencari informasi mengenai kemungkinan mendatangkan Zandbergen pada bursa transfer kali ini.
"FC Utrecht sedang mencari Dean Zandbergen," tulis Utrecht Primeur melalui akun X, dikutip Jumat 21 Agustus 2026.
FC Utrecht bukan satu-satunya klub yang memantau perkembangan pemain kelahiran Zoetermeer tersebut. SC Cambuur juga dikabarkan tertarik, sementara Karlsruher SC dari 2.Bundesliga sebelumnya telah lebih dulu menunjukkan minat.
Performa Zandbergen bersama VVV-Venlo menjadi alasan utama namanya mulai diperhitungkan sejumlah klub. Pada musim 2025/2026, ia tampil dalam 34 pertandingan Eerste Divisie dan berhasil mencetak 15 gol.
Salah satu aksi terbaiknya terjadi ketika VVV-Venlo berhadapan dengan SC Cambuur pada April 2026. Zandbergen menjadi aktor utama kemenangan 3-0 VVV-Venlo setelah memborong seluruh gol timnya.
Ketiga gol tersebut masing-masing tercipta pada menit ke-15, 80, dan 87. Catatan hattrick itu semakin mempertegas kemampuan Zandbergen sebagai penyerang yang mampu menjadi pembeda di lini depan.
Produktivitasnya juga berlanjut ketika memasuki musim 2026/2027. Pemain dengan tinggi badan 188 sentimeter tersebut langsung mencetak dua gol pada awal musim dan kembali menarik perhatian klub-klub lain.
Baca Juga: Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
Dengan performa tersebut, FC Utrecht disebut siap bersaing untuk mendapatkan tanda tangan Zandbergen. Nilai transfer yang diperkirakan dibutuhkan untuk memboyongnya dari VVV-Venlo berada di kisaran 400 ribu euro.
Perkembangan Zandbergen tentu menarik perhatian dari Indonesia. Sang pemain memiliki darah Indonesia dari garis keluarga ibunya dan sebelumnya sempat dikaitkan dengan proyek naturalisasi Timnas Indonesia.
Zandbergen bahkan pernah menyampaikan keinginannya untuk memperkuat skuad Garuda. Namanya kemudian kembali mencuat pada Maret 2026, ketika sejumlah laporan mengaitkannya dengan proyek naturalisasi PSSI di era John Herdman.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai proses naturalisasi Zandbergen. PSSI juga belum mengonfirmasi bahwa sang pemain masuk dalam daftar pemain yang sedang diproses untuk mendapatkan status Warga Negara Indonesia.
Di sisi lain, karier klub Zandbergen justru terus bergerak ke arah positif. Ketertarikan FC Utrecht menjadi sinyal bahwa performanya bersama VVV-Venlo mulai mendapat perhatian dari klub dengan level kompetisi yang lebih tinggi.
Karlsruher SC sebelumnya juga disebut telah melakukan komunikasi dengan Zandbergen. Sang pemain dikabarkan terbuka terhadap kemungkinan melanjutkan karier di Jerman, meski klub 2.Bundesliga tersebut masih perlu melakukan pembicaraan resmi dengan VVV-Venlo.
Zandbergen sendiri masih terikat kontrak bersama VVV-Venlo hingga pertengahan 2027. Kondisi tersebut membuat klub peminat harus bernegosiasi dengan VVV-Venlo jika ingin mendapatkan jasanya lebih cepat.
Kini, FC Utrecht menjadi nama terbaru yang masuk dalam perburuan Zandbergen. Jika transfer tersebut terealisasi, sang pemain akan mendapatkan kesempatan tampil di Eredivisie sekaligus semakin membuka jalan menuju level tertinggi sepak bola Belanda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Sering Tertukar? Ini Perbedaan Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan Beserta Contohnya
-
Baik-Buruk Rencana Kebijakan ARA dan Minimum Harga Saham Bagi Investor dan Emiten
-
Tak Dilirik John Herdman, Pemain Keturunan Dean Zandbergen Kini Diminati Tim Elit Eredivisie
-
BRI Group Kembali Ukir Prestasi Global, Raih Enam Penghargaan dari Finance Asia
-
Digelar 27-31 Agustus, Gus Yahya Sebut Isu Restu Istana Jelang Muktamar NU untuk Menakut-nakuti
-
BRI Group Sabet Enam Penghargaan, Bukti Transformasi dan Kinerja Solid
-
Enam Penghargaan Internasional Diraih BRI Group, Kinerja hingga Transformasi Jadi Sorotan
-
5 Parfum Lokal Terbaik yang Wanginya Mirip Parfum Mewah: Tahan Lama, Harga Lebih Murah
-
Unsoed Buka Suara Usai Rektor Kena OTT KPK: Warek I dan Warek 4 Pegang Kendali Pimpinan
-
BRI Group Sabet Enam Penghargaan Bergengsi Finance Asia 2026